Belasan ASN Cimahi Dapat Beasiswa Hingga ke China
Administrator
09 Oktober 2019
163 kali dilihat
CIMAHI - Sebanyak 16 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi tercatat melanjutkan pendidikan di
perguruan tinggi. Mereka yang melanjutkan pendidikan baik pada tingkatan
S-1, S-2 maupun S-3 merupakan para abdi negara yang mendapatkan
beasiswa pendidikan dari pemerintah pusat melalui kementerian.
"Namanya
itu tugas belajar, jadi ada 16 keseluruhan untuk dua tahun ini yang
melanjutkan pendidikannya," kata Kepala Badan Pengelola Kepegawaian dan
Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh saat
ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (7/10/2019).
Dikatakannya,
mayoritas para ASN itu melanjutkan pendidikan di Universitas Padjajaran
(Unpad) dengan berbagai jurusannya masing-masing. Tapi ada juga yang
mendapatkan beasiswa pendidikan hingga ke China.
Ahmad
menjelaskan, tugas belajar dengan mendapatkan beasiswa itu dari hasil
seleksi yang diikuti oleh ASN yang bersangkutan. Ia mencontohkan,
misalnya ada pengumuman beasiswa dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes),
kemudian ASN di Kota Cimahi ikut mendaftar hingga seleksi.
Untuk
mengikuti seleksi beasiswa itu, ASN harus mengajukan permohonan izin
kepada BPKSDMD Kota Cimahi. Setelah dinyatakan, lolos, baru pihaknya
memproses tugas belajar yang bersangkutan.
"Jadi mereka full tugas belajar, gak masuk kerja," ucapnya.
Ditegaskan
Ahmad, durasi masa pendidikannya harus sesuai kontrak dengan pemberi
beasiswa. Seperti S2 yang harus ditempuh selama dua tahun, kemudian S3
selama 4-5 tahun.
"Dibatasi waktu. Misal kontrak 18 bulan harus
beres, harus lulus. Kalau gak lulus bayar sendiiri, terus ada juga harus
kembalikan dana ke pemberi," jelasnya.
Sebab mereka mendapat
beasiswa, lanjut Ahmad, otomatis seluruh biaya pendidikannya ditanggung
pemberi. Sementara dari haknya sebagai seorang ASN, mereka hanya akan
mendapatkan gaji pokok tanpa Tunjangan Kinerja Daerah (TKD).
"Tunjangan jabatan juga harus dilepas. Kalau bantuan dari kita ada uang saku sama biaya
biaya penelitian tugas akhir," ujarnya.
Pihaknya
berharap para ASN yang tengah mengikuti tugas belajar agar menyerap
ilmu dan pengalamannya sesuai bidang dan kompetensinya masing-masing.
Kemudian, hasilnya nanti bisa diaplikasikan untuk kepentingan masyarakat
Kota Cimahi.
"Nanti untuk penempatan setelah kembali dari tugas
belajar itu disesuaikan. Apakah misalnya kembali ke OPD semula atau ada
penempatan baru," tandasnya.