Loading...

Parade 1.000 Santri Meriahkan Hari Santri Nasional 2019 Kota Cimahi

Administrator 24 Oktober 2019 136 kali dilihat
Bagikan:
Parade 1.000 Santri Meriahkan Hari Santri Nasional 2019 Kota Cimahi
CIMAHI.- Parade 1.000 santri se-kota Cimahi memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 di kompleks Pemkot Cimahi, Selasa 22 Oktober 2019. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan masyarakat dan mewujudkan Cimahi kota agamis.
Kegiatan diawali dengan devile santri dari 28 pesantren yang ada di Kota Cimahi. Dilanjutkan dengan upacara Hari Santri Nasional 2019 dan tablig akbar.
Tiap pesantren memiliki ciri khas pakaian masing-masing dalam parade tersebut. Selain pakaian khas santri, banyak santri mengenakan ikat kepala warna merah putih dan membawa poster-poster semangat kebangsaan.
Saat parade, para santri unjuk kabisa dengan pertunjukan drumband, orasi kebangsaan, yel-yel, hingga menyanyikan salawat.
Tema yang diusung pada peringatan Hari Santri Nasional 2019 adalah 'Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia'. Peringatan HSN merupakan bentuk bukti keberadaan negara memberi penghormatan kepada santri dan pesantren yang menjadi bagian sejarah kemerdekaan bangsa dan memiliki kontribusi besar dalam menjaga persatuan NKRI.
Hari Santri Nasional dicetuskan dengan tujuan meneladani semangat jihad kepada para santri yang terlibat dalam merebut kemerdekaan RI. Pemilihan tanggal 22 Oktober merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh pahlawan nasional KH Hasyim Asyari pada 22 Oktober 1945.
Kabag. Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cimahi Mardi Santoso mengatakan, Pemkot Cimahi mengajak seluruh lapisan masyarakat memperingati HSN 2019. "Menjadi bentuk kebersamaan dalam menjaga persatuan dengan sinergi semua komponen masyarakat di Cimahi," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pihaknya bekerjasama dengan Kementrian Agama (Kemenag) Kota Cimahi dan seluruh ormas Islam yang ada di Kota Cimahi. "Melalui Hari Santri dengan tema nasional, maka tidak terlepas kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat Cimahi guyub untuk mewujudkan pembangunan di Kota Cimahi," katanya.
Menurut Mardi, kondisi pesantren di Kota Cimahi beragam. "Pemkot Cimahi terus berupaya mendorong pesantren dan santri untuk bisa berkontribusi," ungkapnya.
Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna mengatakan, pihaknya memberi perhatian kepada para santri, guru ngaji, serta pesantren. "Insentif bagi guru ngaji terus ditingkatkan. Fasilitas sekolah agama juga terus didorong untuk ditingkatkan," ucapnya.
Lewat peringatan HSN tersebut, walikota berharap Cimahi semakin agamis. "Penetapan hari santri menjadi pemicu agar Cimahi menjadi Kota Agamis bisa terwujud," tuturnya.*