Tambahan Obat Penyubur Organik Bisa Tingkatkan Produksi Padi
Administrator
28 Oktober 2019
186 kali dilihat
CIMAHI.-
Penanaman padi dengan penambahan penggunaan obat organik
penyubur mulai dikenalkan. Hal itu diharapkan dapat meningkatkan
produksi padi di Kota Cimahi.
Kegiatan panen perdana pada sawah
dengan treatment tambahan obat organik penyubur berlangsung di lahan
sawah Jalan Aruman RW 7 Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara Kota
Cimahi, Minggu 27 Oktober 2019. Lahan sawah seluas 3.000 m2 itu mendapat
tambahan obat penyubur organik Biogro Universal.
Wali Kota Cimahi
Ajay M. Priatna mengatakan, lahan sawah tersebut jadi percontohan.
"Sebelum tidak pakai obat panen 3,5 ton dan dengan obat bisa naik 2 kali
lipat," ujarnya.
Menurut dia, setelah ada kajian lebih lanjut
penggunaan obat bisa diaplikasikan di lahan pertanian lain di Kota
Cimahi. Pihaknya akan berdiskusi dengan dinas terkait dalam penggunaan
obat tersebut.
"Mudah-mudahan hasil ini bisa kita kembangkan di
kelompok tani lain. Kami akan turun tangan, edukasi ke kelompok tani,"
ungkapnya.
Menurut walikota, era industri 4.0 membuat bidang
pertanian tak luput dari inovasi teknologi sehingga lebih modern. Hal
itu bisa menjadi upaya mengatasi berbagai kendala pada sistem pertanian
tradisional.
"Sehingga sistem pertanian lebih efektif, produktif, efisien," ucapnya.
Sesuai
target nasional menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun
2045 mendatang dan meraih target swasembada pangan berkelanjutan, maka
sinergi pangan dengan teknologi mutlak dilakukan.
Berbagai upaya
dilakukan Pemkot Cimahi dalam meningkatkan produksi pertanian.
Diantaranya menjaga lahan abadi pertanian yang tercantum dalam Perda
Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Cimahi. Beberapa program intensif
turut diberikan ke kelompok tani untuk mendukung kegiatan pertanian
seperti bantuan bibit, alsintan, pupuk, pembinaan dan pendampingan
petani.
"Upaya ini diharapkan dapat menggenjot produktifitas pertanian dan mengurangi alih lahan pertanian," jelasnya.*