Komitmen Kota Cimahi Dukung Eliminasi TBC 2030
Administrator
30 Januari 2020
145 kali dilihat
CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi mendukung program eliminasi TBC yang
dicanangkan pemerintah pusat melalui berbagai kebijakan dan upaya yang
dilakukan. Tak luput, sinergitas berbagai kalangan ikut terlibat dalam
penanggulangan TBC.
"Penguatan komitmen di berbagai sektor termasuk
regulasi, layanan kesehatan, hingga peran serta masyarakat menjadi upaya
Pemkot Cimahi berkontribusi eliminasi TBC 2030," ujarnya.
Pada Rabu
(29/1/2020), pemerintah pusat meluncurkan "Gerakan Bersama Menuju
Eliminasi TBC 2030” di Cimahi Techno Park (CTP) Jalan Baros Kota Cimahi,
Rabu 29 Januari 2020. Momentum ini bertujuan mendorong respon terhadap
TBC di nasional dan daerah berlandaskan pendekatan lintas sektor.
Komitmen
Pemkot Cimahi dalam upaya eliminasi TBC tercantum pada Peraturan Daerah
No. 8 tahun 2018 tentang Penanggulangan Tuberkulosis dan Rencana Aksi
Daerah (RAD) Penanganan TBC Kota Cimahi “Hal ini menjadi komitmen
Pemerintah Kota Cimahi mendukung gerakan menuju eliminasi TBC di tahun
2030,” katanya.
Pemkot Cimahi terus mendorong partisipasi dan peran
serta masyarakat serta perangkat daerah lewat kerjasama dengan
Perkumpulan Pemberantasan Tuberculosis Indonesia (PPTI) Cabang Kota
Cimahi, LKNU, AISIYAH, universitas, organisasi profesi, hingga
berjejaring dengan dokter praktek swasta dan klinik kesehatan.
Untuk
mendukung pasien TB konsisten minum obat sesuai rentang waktu 6 bulan,
masyarakat diberdayakan menjadi kader Pengawas Menelan Obat (PMO) di 312
RW se-Kota Cimahi, Koordinator PMO, serta Kelompok Masyarakat Peduli
TBC di 15 Kelurahan. “Para kader PMO membantu menemukan kasus TB dan
memastikan pasien disiplin minum obat. Dengan demikian diharapkan pasien
putus obat bisa ditekan,” jelasnya.
Dalam segi pelayanan, Pemkot
Cimahi memiliki alat bantuan dari pusat berupa tes cepat molekuler (TCM)
yang dapat mendeteksi paparan bakteri selama 2 jam ditempatkan di
Puskesmas Cimahi Selatan, RS Mal, dan RSUD Cibabat. Ketersediaan obat
TBC turut tersedia di rumah sakit dan puskesmas secara gratis.
Pelatihan
dan sosialisasi penyakit TBC menyentuh berbagai kalangan mulai dari
pelajar, pemuda, hingga dai/ustad. Sosialisasi lewat media massa maupun
media sosial genjar dilakukan, termasuk sosialisasi langsung ke
masyarakat menggunakan mobil Promosi Kesehatan menyambangi berbagai
lokasi keramaian.
Tak sebatas urusan pelayanan medis, penanganan TBC
di Kota Cimahi melibatkan lintas sektor dinas seperti bantuan bedah
rumah, sosialisasi media massa, penyuluhan ke perusahaan, dan
lainnya.***