Loading...

Layanan IVA Tes Gratis Selama Februari 2020 di Puskesmas se-Kota Cimahi

Administrator 17 Februari 2020 224 kali dilihat
Bagikan:
Layanan IVA Tes Gratis Selama Februari 2020 di Puskesmas se-Kota Cimahi
CIMAHI.- Meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya kanker serviks, Pemerintah Kota Cimahi menggelar layanan Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Tes) selama Februari 2020 di Puskesmas se-Kota Cimahi. Dengan demikian, diharapkan masyarakat terutama perempuan bisa deteksi dini kanker serviks dan menjaga kesehatannya agar tidak terjangkit penyakit tersebut.
Gebyar layanan IVA Test berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Kanker Sedunia Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi bekerjasama dengan  Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Cimahi, IDI Kota Cimahi, dan IBI Kota Cimahi menggelar layanan di Puskesmas Cimahi Tengah dan Bidan Delima di Padasuka. 
Kepala Dinkes Kota Cimahi drg. Pratiwi mengatakan, kegiatan digelar dalam rangka peringatan Hari Kanker Sedunia yang diperingati tiap tanggal 4 Februari. Kegiatan terdiri dari workshop tentang kanker serviks dan payudara, dan pemeriksaan IVA Tes yang diikuti sekitar 150 orang. Pelaksanaan tes dibagi dua tempat yaitu Puskesmas Cimahi Tengah dan Bidan Delima di Jalan KH. Usman Dhomiro Padasuka. 
"Layanan gratis juga berlangsung selama Februari 2020 di puskesmas. Mudah-mudahan masyarakat bisa terlayani dan mengecek kesehatannya sejak dini supaya tidak terkena kanker serviks dan kanker payudara," ujarnya.
Menurutnya, kanker serviks dan kanker payudara ini bisa ditemukan sejak dini dan segera diobati agar tidak berlanjut. "Peran IVA tes untuk mendeteksi dini jika ada potensi kanker serviks. Karena itu sangat penting dilakukan khususnya bagi perempuan usia subur (PUS)," katanya.
Ketua YKI Cabang Kota Cimahi Lucyani M. Priatna mengatakan, kanker menjadi penyakit tidak menular (PTM) paling mematikan nomor dua di dunia. Bahkan, kanker menjadi penyakit yang memakan biaya paling besar untuk penanganannya setelah penyakit jantung dan gagal ginjal.
"Kegiatan ini menjadi upaya bersama untuk pencegahan kanker terutama bagi perempuan melalui deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara. 
Diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga untuk mendeteksi kanker secara dini," ujarnya.
Pencegahan kanker bukan hanya tugas dinas tapi butuh kerjasama dan dukungan semua pihak terutama masyarakat sehingga memiliki pengetahuan, kemauan, dan kemampuan meningkatkan kesehatannya. "Sehingga diharapkan angka kesakitan akibat kanker dapat diturunkan secara signifikan," tuturnya.***