CIMAHI.- Peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang digelar tiap 21 Februari, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi membuat sayembara terbuka untuk logo Cimahi Zero Waste dan video awareness kepedulian terhadap sampah. Hasil karya sayembara akan dipakai Pemkot Cimahi dan pemenang diganjar hadiah uang tunai.
Demikian
diungkapkan Kepala DLH Kota Cimahi M. Ronny. "Kita butuh ikon atau logo
Cimahi Zero Waste, kita buka sayembara agar masyarakat terlibat dengan
harapan ikut mengurangi sampah di Kota Cimahi," ujarnya.
Sayembara
terbagi dalam pembuatan ikon atau logo dan video pendek awareness. Tema
yang diangkat yaitu kepedulian untuk mengurangi sampah sejak dari
sumbernya.
"Karya yang disampaikan harus dapat menggugah kesadaran dalam menjaga lingkungan dengan cara kekinian," ucapnya.
Batas
pengiriman karya berakhir 29 Februari 2020. Karya dikirimkan ke DLH
Kota Cimahi dan harus turut diunggah di media sosial dengan tagar
#jagainsemesta dan #jagajagabersihbersih.
Pemenang logo akan mendapat hadiah uang Rp 7,5 juta dan pemenang video pendek mendapat hadiah Rp 1,5 juta.
"Terutama, hasil karya akan dipakai menjadi ikon Kota Cimahi untuk program ZWC. Sejauh ini peminatnya sudah banyak," ucapnya.
Untuk
dapat memanfaatkan sampah yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari,
lanjut Ronny, Pemkot Cimahi menggalakkan penanganan sampah skala kawasan
dengan konsep zero waste.
"Dengan mengajak
masyarakat agar sampah yang dihasilkan bisa habis diolah dan
dimanfaatkan di kawasan, dan meminimalisir sampah yang diangkut ke TPA,
kecuali sampah residu rumah tangga," imbuhnya.
Partisipasi
masyarakat dibutuhkan dalam keberhasilan ZWC di Kota Cimahi. "Karena
itu, sejak dari membuat ikon kita ajak partisipasi masyarakat supaya ada
rasa memiliki. Sehingga kalau masyarakat terlibat mudah-mudahan bisa
terwujud ZWC di Kota Cimahi," tuturnya.***