CIMAHI.- Pelaksana Tugas (Plt.) Wali kota Cimahi Ngatiyana, meninjau langsung lokasi kebakaran di Kp. Saradan, Jl. Sadarmanah, RT 04 RW 02 Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan Kota CImahi, Selasa (6/9/2021). Ngatiyana
“Hari ini saya meninjau langsung musibah kebakaran rumah pak Ujang yang ada di RW 02 Kelurahan Leuwigajah yang mana rumahnya memang atap semuanya yang terjadi entah karena korsleting listrik... kemarin sabtu malam kejadiannya. Kemudian juga saya ucapkan kepada pak ujang semoga tabah, mudah-mudahan bisa ada jalan yang terbaik” ujar Ngatiyana didampingi Kepala Dinas Sosial dan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A) Guntur Priyambada dan Kepala DPKP Kota Cimahi Muhammad Nur Kuswandana.
Pada kesempatan tersebut, Ngatiyana menyerahkan bantuan dari DinsosP2KBP3A berupa sembako, bantuan uang tunai dari Forum RW Rp. 750.000,-, bantuan sembako dari bjb, bantuan beras dan uang tunai senilai Rp. 500.000,- dari Kelurahan Leuwigajah, bantuan uang tunai dari BAZNAS Kota Cimahi senilai Rp. 10 juta, bantuan paket sembako dari Kecamatan Cimahi Selatan. Bantuan paket sembako Karang Taruna Leuwigajah, dan bantuan dari BPBD Kota Cimahi, mie instant, air mineral, peralatan mandi, seperangkat pakaian dan seperangkat alat kebersihan. Rencananya besok beberapa perusahaan retail di Kelurahan Leuwigajah juga akan memberikan bantuan sembako dan pakaian.
Selain itu KSB (Kelurahan Siaga Bencana) Leuwigajah melaksanakan bansos dengan mengumpulkan pakaian layak pakai untuk diserahkan kepada keluarga korban.
Terkait perbaikan rumah yang terbakar pada Sabtu (4/9/20210, Pemkot Cimahi bakal melakukan bantuan melalui program Rutilahu dari DPKP senilai Rp. 15 juta. "Dari pemerintah ada bantuan yang mudah-mudahan bisa meringankan. Bantuannya dari anggaran perbaikan rutilahu. Senilai Rp 15 juta, Rp 10 juta bentuk matrial dan sisanya untuk pembangunan," ungkapnya.
Pihaknya berharap masyarakat turut berswadaya untuk membantu perbaikan rumah tersebut. "Terima kasih atas tetangga sekitar yang membantu tenaganya untuk penanganan kebakaran. Kondisi sekarang sangat dibutuhkan gotong royong untuk membantu sesama yang terkena musibah," tuturnya.***