Loading...

Disbudparpora Kota Cimahi Dorong Kelurahan Kembangkan Potensi Wisatanya

Sadli 10 November 2021 473 kali dilihat
Bagikan:
Disbudparpora Kota Cimahi Dorong Kelurahan Kembangkan Potensi Wisatanya


CIMAHI - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) mendorong semua kelurahan di Kota Cimahi untuk mengembangkan potensi wisata yang dimiliki. Salah satu tujuannya untuk memulihkan perekonomian warga, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Cimahi.

Kebudayaan dan Pariwisata Disbudparpora Kota Cimahi, Nursaleh mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut pihak nya memulainya dengan memberikan pelatihan terhadap 40 orang, yang merupakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan dari unsur kelurahan.

"Pelatihan yang dilaksanakan maksudnya untuk mengajak dan menyadarkan masyarakat untuk dapat menggali potensi di setiap wilayah Desa/Kelurahan di Cimahi, untuk dapat dijadikan desa wisata atau kampung kreatif dengan tematik yang dapat menumbuhkan nilai ekonomis," ungkap Nursaleh.

Dijelaskannya, pengembangan Desa Wisata ini merupakan salah satu upaya strategi Pemkot Cimahi melalui Disbudparpora untuk bisa memulihkan dan meningkatkan ekonomi di masyarakat itu sendiri

"Ini merupakan tindaklanjut implementasi 'Bela Beli' dalam mendorong pelaku usaha UMKM, ekonomi kreatif, seni budaya, dan lain-lain. Produk-produk masyarakat dengan karakteristik kelurahannya masing-masing dari oleh dan untuk masyarakat, yang didukung oleh peran OPD terkait. Dan peranserta pentahelix untuk dapat memenuhi kebutuhan unsur 3A (Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas) dalam membangun kepariwisataan di  Kota Cimahi," terang Nursaleh.

Sementara itu, Plt. Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) pada industri pariwisata saat ini menghadapi tantangan global yang memerlukan kreativitas, inovasi, dan solusi. Salah satu solusi yang perlu ditempuh adalah dengan meningkatkan kompetensi SDM melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan yang tepat.

"Salah satu bentuk kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan yaitu melalui pengembangan sumber daya manusia, dan profesionalisme bidang pariwisata. Peningkatan sumber daya manusia kepariwisataan memainkan peranan penting untuk mewujudkan pelayanan prima kepada wisatawan, dengan mendorong masyarakat berperan aktif dalam pembangunan pariwisata di Kota Cimahi," terangnya.

Ngatiyana menyatakan, Kota Cimahi harus mampu memanfaatkan keahlian SDM dalam mengembangkan dan mengelola industri pariwisata, baik yang sudah ada terutama yang berbasis industri kreatif.

"Kota Cimahi dengan keterbatasan sumber daya alam, harus mampu menggali kreativitas untuk menjadikan pariwisata sebagai bagian dalam peningkatan pendapatan asli daerah, dan menjadikan Kota Cimahi sebagai kota yang layak dikunjungi bagi wisatawan," tuturnya.

Ngatiyana menyebutkan, Pemkot Cimahi telah menyiapkan peraturan daerah (Perda) rencana induk pembangunan pariwisata daerah (Rippda), Perda tanda daftar usaha pariwisata (TDUP),  dan Perda pemajuan cagar budaya Kota Cimahi.

"Hal ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kota Cimahi dengan potensi di wilayah masing-masing. hal tersebut merupakan strategi atau pengemasan dalam pengembangan ekonomi lokal, dengan 4 clusternya yaitu makanan, minuman,  industri kreatif, craft dan tekstil dan produk tekstil (TPT)," ungkapnya.