CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi menunjuk tiga kelurahan sebagai pilot project implementasi layanan Pojok Layanan Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak (OJOL MUDA). Dengan layanan tersebut, diharapkan dapat mengoptimalkan penanganan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Cimahi.
Program tersebut diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi. Tiga kelurahan sebagai pilot project implementasi Ojol Muda yaitu Kelurahan Cibabat (Cimahi Utara), Kelurahan Cigugur Tengah (Cimahi Tengah) dan Kelurahan Utama (Cimahi Selatan). Layanan yang diberikan antara lain Layanan Penerimaan Pengaduan, Pengelolaan Kasus, Pendampingan, Mediasi dan Edukasi.
Plt. Walikota Cimahi Ngatiyana mengatakan, tindakan kekerasan pada perempuan dan anak merupakan masalah yang kompleks dan ancaman nyata baik secara fisik maupun non fisik yang harus ditangani secara profesional dan bertanggung jawab. "Apalagi, angka kekerasan di Kota Cimahi dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Karena itu, harus ditangani secara cepat dan tepat," ujarnya.
Menurut Ngatiyana, pendataan kasus di lapangan tidak mencerminkan data yang sebenarnya. “Dikarenakan data yang dilaporkan seperti fenomena puncak gunung es yang hanya terlihat di permukaan saja,” ucapnya.
Oleh karena itu, untuk memperluas akses pelaporan kasus dan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terkait kasus kekerasan,
“Semoga dengan adanya pojok layanan pengaduan kekerasan ini akan memperluas akses pelaporan masyarakat sehingga masalah tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dilaporkan, ditangani dan ditindaklanjuti,” harap Ngatiyana.
Pemkot Cimahi mengajak seluruh kalangan masyarakat untuk bersinergi mencegah dan melawan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan terlibat aktif, peduli terhadap perempuan dan anak, serta memberi respon cepat terhadap setiap bentuk kekerasan yang dialami perempuan dan anak.
“Dengan adanya proyek ini diharapkan adanya kasus kekerasan bisa segera dilaporkan dan diselesaikan agar korban mendapat perlindungan dan pertolongan. Pemkot Cimahi berkomitmen untuk melindungi anak-anak Kota Cimahi agar tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan bebas dari kekerasan dan diskriminasi," tandasnya.***