CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi memastikan rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kota Cimahi akan mendapat bantuan perbaikan di tahun 2022. Diharapkan bantuan stimulan tersebut dapat menumbuhkan partisipasi swadaya masyarakat dalam menuntaskan perbaikan rutilahu di Kota Cimahi.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, kegiatan pembangunan rutilahu sudah bisa digelar. "Bulan Agustus ini segera dilaksanakan perbaikan rutilahu di lapangan secara serentak," ujarnya.
Ngatiyana menyatakan, bantuan perbaikan rutilahu berasal dari pemerintah pusat, Pemprov. Jabar, dan Pemkot Cimahi. "Saya berterima kasih kepada pemerintah pusat dan Pempro. Jabar atas perhatian dan bantuannya untuk perbaikan rutilahu di Kota Cimahi," ucapnya.
Menurut dia, bantuan rutilahu ditujukan untuk mengajak kepedulian masyarakat untuk membantu warga yang membutuhkan. "Sebenarnya tujuannya untuk mengajak masyarakat yang lebih mampu sehingga keluar dari hati nurani dan subsidi silang membantu perbaikan rutilahu sehingga rumah menjadi layak," katanya.
Apalagi, kondisi rumah dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. "Rumah yang tidak layak huni bisa berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, termasuk mentalnya. Saya harapkan juga ekonomi kembali pulih sehingga masyarakat bisa menangani permasalahan perbaikan rumahnya secara mandiri," ungkapnya.
Ngatiyana menegaskan, kriteria rutilahu yang dapat bantuan sudah disurvey oleh pekerja sosial, tim kelurahan dan dinas yang turun langsung ke lapangan. "Sehingga dilaporkan dan benar-benar kondisi tidak layak dan perlu dibantu. Diharapkan bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.
Untuk itu, bantuan ini bersifat stimulan dengan berkoordinasi pihak kelurahan/kecamatan dan didampingi tim teknis kelurahan dalam perencanaan dan monitor pekerjaan," katanya.***