CIMAHI - Guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan tertib berlalulintas dan menekan tingkat kecelakaan, Polres Cimahi menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2023 mulai hari ini, digelar 14 hari kedepan mulai 7 sampai dengan 20 Februari 2023.
Kapolres
Cimahi, AKBP Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR menegaskan dalam operasi
kali ini pihaknya mengedepankan tindakan edukasi dan humanis.
“Pada
operasi ini kita lebih kepada teguran saja. Kita akan tegur humanis,
mengedukasi. Jadi masyarakat akan lebih tertib,” kata Aldi usai apel gelar
pasukan di Lapangan Apel Polres Cimahi.
Ia
menyebutkan, dengan tertib berlalulintas tentunya akan menekan angka
pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, “Karena salah satu penyumbang angka
lalu lintas itu karena tidak tertib berlalulintas,” tuturnya.
Aldi
memastikan akan menindak kendaraan yang
menggunakan knalpot bising. Khusus untuk ini, pihaknya akan menyasar
sekolah-sekolah dan kelompok-kelompok yang sedang nongkrong untuk dicek knalpot
kendaraanya.
Knalpot
bising fokus kita kepada sekolah-sekolah, kelompok-kelompok yang misalnya
sedang kumpul-kumpul, lalu kita cek knalpotnya kita lakukan tindakan humanis
dan sosialisasi,” ucap Aldi.
Aldi juga menyebutkan Operasi Keselamatan Lodaya ini sebagai kesiapan menyambut Operasi Ketupat Lodaya pada bulan Ramadhan mendatang, tutupnya.
Sebagai informasi dilansir dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyatakan jumlah kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia sejak Januari hingga 13 September 2022 mencapai 94.617 kasus. Jumlah itu disebut melonjak dibandingkan periode sama pada 2021, yakni 70 ribu kasus kecelakaan.
Dengan
kata lain, jumlah kecelakaan lalu lintas pada Januari sampai 13 September 2022
mengalami kenaikkan 34,6 persen dari 2021.