Loading...

Dispangtan Kota Cimahi Pastikan Distribusi Beras dari Luar Daerah Lancar

Adhy Rahadhyan S.I.Kom 28 Februari 2023 1122 kali dilihat
Bagikan:
Dispangtan Kota Cimahi Pastikan Distribusi Beras dari Luar Daerah Lancar

CIMAHI - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi mengatakan distribusi pangan beras dari luar daerah tetap lancar meskipun diakui harganya saat ini masih cukup tinggi.

"Masih aman lancar kalau distribusi dari petani. Hanya kan momennya dipengaruhi cuaca sehingga agak mengganggu panen raya juga," kata Kepala Dispangtan Kota Cimahi Tita Mariam pada Selasa (28/2/2023).

Dengan lancarnya pasokan tersebut Tita memastikan ketersediaan beras aman menjelang bulan suci Ramadan 2023. "Jadi kalau stok sejauh ini di para pedagang insya Alloh masih aman. Termasuk jelang Ramadan ini," ujar Tita.

Dirinya mengatakan harga beras saat ini di pasaran di Kota Cimahi masih tinggi dan berdampak terhadap inflasi. Untuk menekan inflasi itu, kata dia, gelaran seperti Operasi Pasar Murah (OPM) menjadi salah satu solusinya.

"Kalau ini bagian salah satu mengendalikan inflasi karena harga merangkak naik. Pemerintah salah satu solusinya mengadakan OPM jadi meringankan beban masyatakat," kata Tita.

Seperti diketahu Pemkot Cimahi bersama Bulog Cabang Bandung menggelar OPM beras pada Senin (27/2/2023) di tiga titik. Sebanyak 20 ton beras medium dijual murah untuk masyatakat Kota Cimahi.

Kepala Bidang Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi Sri Wahyuni mengatakan, dalam OPM beras murah ini pihaknya menyiapkan 60 ton beras untuk tiga kecamatan.

"Tapi animo masyarakat ternyata luar biasa, sampe membludak. Ini serentak di tiga kecamatan," katanya.

Dia mengatakan setiap Kepala Keluarga (KK) hanya mendapat jatah maksimal 10 kilogram beras yang dikemas menjadi dua karung kecil. Warga cukup menebusnya dengan harga Rp 85.000.

"Harga per kilogramnya Rp 8.800 tapi ada subsidi dari Bank BI jadi Rp 8.500. Per pack (karung) isinya 5 kilogram, kadi 2 pack 10 kilogram hanya cukup bayar Rp 85 ribu," terang Sri Wahyuni.

Dia mengakui hara beras di pasaran saat ini masih cukup tinggi. Sehingga pihaknya berharap gelaran OPM ini bisa membantu masyarakat. "Kalau stok masih cukup aman, cuma memang harganya masih tinggi," ucapnya.