Loading...

Gebyar Satu Dekade PKH, Apresiasi Kontribusi Pada Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Kota Cimahi

Adhy Rahadhyan S.I.Kom 18 September 2023 472 kali dilihat
Bagikan:
Gebyar Satu Dekade PKH, Apresiasi Kontribusi Pada Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Kota Cimahi

CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Sosial Kota Cimahi menggelar Gebyar 1 Dekade PKH Kota Cimahi berlangsung di Pendopo DPRD Kota Cimahi Jalan Dra. Djulaeha Karmita Kita Cimahi, Sabtu (17/9/2023). Kegiatan digelar dalam rangka memperingati 10 tahun keberadaan PKH di Kota Cimahi dan kontribusinya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan.

Kegiatan tersebut bertema "Gebyar 1 Dekade PKH Kota Cimahi tahun 2023, Tingkatkan Jaminan Perlindungan Sosial Untuk Cimahi Sejahtera. Sedikitnya 1.500 keluarga penerima manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) meramaikan kegiatan tersebut.

Pada kegiatan tersebut turut diisi bazaar para pelaku usaha mikro dari KPM PKH. Juga terdapat kegiatan senam bersama, jalan sehat, pemeriksaan kesehatan, serta pemberian penghargaan kepada anak KPM berprestasi, anak KPM lanjut kuliah, KPM graduasi mandiri, balita sehat, dan lansia sehat, penampilan dari anak-anak KPM PKH, serta hiburan lainnya.

Dalam sambutannya, PJ. Walikota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan menyatakan apresiasi atas kegiatan tersebut. "Saya mengapresiasi Gebyar Satu Dekade PKH Kota Cimahi ini, mengingat pelaksanaan PKH dalam 10 tahun ini begitu banyak dinamika," ujarnya.

PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007. Sebagai program bantuan sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan  dan fasilitas layanan pendidikan yang tersedia di sekitar mereka.

Manfaat PKH juga mulai didorong untuk dapat mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi dan Nawacita Presiden RI.

Melalui PKH, KPM didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai program perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara berkelanjutan.

"Perlu kita pahami bersama, PKH dialokasikan oleh pemerintah dengan maksud untuk menurunkan angka kemiskinan melalui pendekatan  peningkatan kualitas sdm, kualitas kesehatan serta kesejahteraan sosial, sehingga tidak semua keluarga miskin menjadi KPM," jelasnya.

Pemkot Cimahi terus berupaya menurunkan angka kemiskinan dengan berbagai intervensi program dan kegiatan, terutama dengan adanya reformasi birokrasi tematik penanganan kemiskinan, yang rencana aksinya meliputi penurunan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan, serta pengurangan kantong kemiskinan.

Dalam pelaksanaan PKH selama 10 tahun di Kota cimahi, begitu banyak dinamika terutama dalam tugas-tugas yang diemban oleh para pendamping PKH. "Untuk itu dukungan dari semua pihak tentu sangat berarti bagi pendamping sosial dalam menjalankan tugas-tugasnya di lapangan," ungkapnya.

Pihaknya mengajak seluruh KPM PKH Kota Cimahi untuk terus semangat berjuang meningkatkan kesejahteraan agar dapat mandiri dan lulus dari KPM PKH. Masyarakat juga diharapkan peduli terhadap lingkungan sekitarnya untuk membantu warga yang memiliki kendala ekonomi.

"Semoga setiap tahunnya semakin banyak KPM PKH yang graduasi secara mandiri. Hayu urang ngahiji babarengan ngawangun Kota Cimahi demi terwujudnya Kota Cimahi cerdas melalui penurunan angka kemiskinan," tuturnya.**