CIMAHI.- Pemerintahan Kota Cimahi menggagas sejumlah event untuk menyemarakkan Kota Cimahi sepanjang 2024. Selain menambah keramaian kota, juga menggerakkan perekonomian daerah.
Pj. Wali Kota Cimahi Dicky Saromi mengatakan, gagasan pembuatan berbagai event didasari imbauan dari pimpinan untuk menyemarakkan Kota Cimahi. "Sejak dilantik, saya mendapat pesan dari pimpinan, bahwa Cimahi termasuk kota yang sepi. Oleh karena itu, saya ramaikan dengan berbagai event," ujarnya.
Berbagai event yang digelar mulai dari Cimahi Culinary Festival, Bazzar Bela Beli, Cimahi Menari, Festival Kampung Adat Cireundeu, hingga Pekan Kebudayaan.
"Salah satunya Cimahi Menari yang cukup fenomenal dimana ribuan orang tumpah ruah menari di jalan. Juga ada Pasar Awi Campernik yang kini diduplikasi oleh daerah lain, menurut saya hal itu bagus asal kita tetap mempertahankan kekhasan Kota Cimahi," ungkapnya.
Menurut Dicky, Cimahi Campernik memiliki keunikan tersendiri. "Kota Cimahi harus punya geliatnya sendiri agar tidak terhimpit oleh kota-kota besar di sekitarnya. Maka, saya menginisiasi berbagai event agar Cimahi tetap bersinar," tambahnya.
Diharapkan kegiatan yang telah dilaksanakan dapat terus dilestarikan agar Cimahi memiliki daya tarik yang unik dan berkelanjutan," ucapnya.
Kegiatan yang digelar banyak melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Cimahi. Event tersebut bisa menjadi ruang dan media promosi para pelaku usaha kuliner, fashion hingga kerajinan tangan lokal Kota Cimahi.
"Bukan hanya jadi tuan rumah, tapi harus diramaikan juga oleh kita sendiri," tambahnya.
Selain untuk memberi ruang para pelaku usaha untuk mempromosikan produknya, event-event ini digelar untuk menumbuhkan iklim usaha dan menarik investor yang pada akhirnya akan mendorong UMKM Kota Cimahi untuk tumbuh dan berkembang.
"Muara dari hal tersebut adalah bergeraknya perekonomian daerah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Cimahi," pungkasnya.**