CIMAHI.- Pemerintah Kota
Cimahi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM)
bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) se-Kota Cimahi, Rabu (28/05), di
Ballroom Mal Pelayanan Publik.
Wali Kota
Cimahi, Ngatiyana, menegaskan pentingnya pemahaman pelaku usaha terhadap
kewajiban pelaporan kegiatan usaha, termasuk realisasi investasi, tenaga kerja,
dan produksi, sebagai bagian dari upaya penciptaan iklim investasi yang sehat
dan akuntabel.
“Melalui LKPM,
pemerintah dapat memantau perkembangan usaha sekaligus menyusun kebijakan
ekonomi yang berbasis data. Pelaku UMK perlu memahami bahwa pelaporan ini bukan
beban, tetapi bagian dari kemajuan usaha mereka sendiri,” ujar Ngatiyana.
Sosialisasi ini
juga menghadirkan narasumber dari DPMPTSP Provinsi Jawa Barat untuk memberikan
pembekalan teknis mengenai tata cara pelaporan melalui sistem OSS-RBA (Online Single Submission – Risk-Based
Approach). Sistem ini mempermudah pengurusan izin usaha dan pelaporan LKPM
secara daring tanpa biaya.
Ngatiyana
menambahkan, UMK merupakan pilar penting perekonomian Cimahi, mengingat
keterbatasan sumber daya alam yang ada di Kota Cimahi. “Cimahi itu sember daya
alamya terbatas, oleh karena itu SDM-nya yang kita genjot. Salah satunya adalah
meningkatkan ekonomi melalui UMKM termasuk koperasi dan sebagainya,” tambah
Ngatiyana.
Menurutnya,
pembinaan pada UMK yang telah dilakukan oleh Pemkot Cimahi ini merupakan bentuk
nyata Pemkot Cimahi untuk mendukung pengembangan UMK di Kota Cimahi. Sebagai
gantinya, Ia meminta timbal balik dari para pelaku usaha untuk aktif
mendaftarkan dan melaporkan usahanya, “Kami dorong pelaku usaha agar naik
kelas. Tidak cukup hanya terdaftar, mereka harus aktif melapor dan
mengembangkan usahanya,” tuturnya.
Kegiatan ini
diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku UMK terhadap pentingnya
legalitas dan pelaporan, sekaligus memperkuat kontribusi sektor usaha kecil
dalam pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
"Harapannya,
kegiatan ini dapat mendukung penguatan peran pelaku usaha dan membantu UMKM
naik kelas, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Cimahi,"
pungkas Ngatiyana.***