CIMAHI.– Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang gemar membaca dan menulis. Hal ini tercermin dalam kegiatan Jambore Cimahi Reading Habit yang digelar di Alam Wisata Cimahi (AWC) pada Rabu (20/8), dengan dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Cimahi menekankan pentingnya menanamkan budaya membaca sejak usia dini, khususnya kepada peserta didik tingkat sekolah dasar. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada literasi, tetapi juga mengintegrasikan pelajaran budaya daerah sebagai bagian penting dari pembentukan karakter anak.
“Budaya ini harus kita pertahankan dan sampai kepada anak-anak kita. Alhamdulillah, tadi saya mengecek langsung ke siswa SD kelas 3, 4, dan 5, dan ternyata para guru sudah konsisten menyisipkan pelajaran budaya daerah dalam kegiatan belajar. Ini artinya program yang kita arahkan telah berjalan,” ujar Ngatiyana.
Selain itu, budaya membaca dan menulis juga terus didorong melalui berbagai sarana yang telah disediakan pemerintah, mulai dari perpustakaan sekolah, perpustakaan keliling, hingga pojok baca digital. Menurut Wali Kota, kehadiran fasilitas ini diharapkan bisa menjadi alternatif bagi anak-anak agar tidak hanya terpaku pada gawai.
“Jangan sampai anak-anak kita hanya sibuk dengan HP, membaca tidak mau dan menulis tidak mau. Karena itu, kita hadirkan pojok baca digital dan berbagai bentuk perpustakaan agar budaya membaca tidak punah,” tambahnya.
Kegiatan Jambore Cimahi Reading Habit ini juga menghadirkan Bunda Literasi Kota Cimahi yang memberikan pengarahan dan motivasi kepada para peserta. Wali Kota Cimahi pun menyampaikan rasa bangganya kepada para guru yang dengan penuh konsistensi menanamkan budaya membaca, menulis, sekaligus menjaga kearifan lokal bagi para siswanya.
“Saya bangga selaku kepala daerah atau ataupun Wali Kota Cimahi yang mana para guru memberikan ilmunya kepada peserta didik supaya budaya daerah tetap ada di sanubari masyarakat Kota Cimahi,” pungkasnya.***