CIMAHI – Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik TEDC Bandung Tahun 2025 di Kampus TEDC, Jumat (12/09). Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Direktur Politeknik TEDC beserta jajaran, para dosen, tenaga administrasi, serta mahasiswa baru angkatan 2025.
Wakil Wali Kota Cimahi menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru. Ia menegaskan bahwa status mahasiswa membawa tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan siswa karena pada tahap ini mereka dituntut untuk mampu mengeksplorasi ilmu pengetahuan secara mandiri sekaligus berkontribusi kepada lingkungan sekitar.
Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Mahasiswa diharapkan dapat berpikir kritis, menyampaikan aspirasi secara akademis, serta menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah. Adhitia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cimahi terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan, asalkan disampaikan dengan cara yang santun serta tetap mengedepankan etika.
Adhitia mengingatkan agar mahasiswa memanfaatkan sarana dan fasilitas pembelajaran secara optimal. Adhitia menyebutkan bahwa nilai akademik memang menjadi salah satu tolak ukur keseriusan mahasiswa, namun yang lebih utama adalah dedikasi dalam menuntut ilmu dan sikap etis yang mencerminkan insan terdidik.
Adhitia menegaskan bahwa capaian akademik memang dapat menjadi ukuran keseriusan mahasiswa, tetapi yang jauh lebih penting adalah dedikasi dalam menimba ilmu serta sikap etis yang menunjukkan jati diri seorang insan terdidik.
Dalam kesempatan tersebut, Adhitia menitipkan pesan kepada mahasiswa baru untuk senantiasa menjaga nama baik keluarga, menghormati orang tua, serta tidak melupakan jasa para guru. Panitia PKKMB diingatkan terkait pentingnya menghindari praktik senioritas berlebihan dan mendorong pelaksanaan kegiatan dengan pendekatan inovatif. Sementara itu, para dosen diimbau untuk membimbing mahasiswa baru agar tumbuh menjadi generasi berkualitas dan berdaya saing.