Loading...

Wujudkan Santri Sehat, Pemkot Cimahi Resmikan Pos Kesehatan Pesantren

Riva Adam Puteri 23 September 2025 1788 kali dilihat
Bagikan:
Wujudkan Santri Sehat, Pemkot Cimahi Resmikan Pos Kesehatan Pesantren

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi kembali meneguhkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat dengan menghadirkan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) di Pesantren Baitul Anshor, Selasa (23/9/2025). Program ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari senam sehat bersama, penyuluhan gizi, hingga praktik makan bergizi seimbang, yang diharapkan dapat membangun kesadaran hidup sehat di kalangan santri.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menekankan bahwa pesantren memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya dalam mencetak generasi berilmu, tetapi juga membentuk karakter bangsa. “Pesantren tidak hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga harus memiliki fasilitas kesehatan yang memadai. Tanpa tubuh yang sehat, ilmu yang diperoleh akan sulit diamalkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ngatiyana menuturkan bahwa keberadaan Pos Kesehatan Pesantren menjadi solusi konkret dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat, dengan dukungan penuh dari puskesmas. Layanan ini berfokus pada promotif, preventif, serta edukasi pola hidup bersih dan sehat, sehingga santri tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya.

Pesantren Baitul Anshor dipilih sebagai model percontohan Pos Kesehatan Pesantren setelah melalui tahapan advokasi, sosialisasi, hingga deklarasi. Diharapkan, keberadaan Pos Kesehatan Pesantren dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan para santri, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat. “Poskestren akan menjadi garda terdepan menjaga kesehatan santri sekaligus wujud nyata sinergi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat,” tambah Ngatiyana.

Pemerintah Kota Cimahi menegaskan kesungguhannya menghadirkan inovasi di bidang kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis pesantren. Pemerintah berharap langkah ini tidak hanya bermanfaat bagi santri di Cimahi, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi pesantren lain di Jawa Barat maupun tingkat nasional dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat, berdaya, dan berkelanjutan.