CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggelar kegiatan Sekolah Jumat tingkat Kota Cimahi tahun 2025 di Aula Kecamatan Cimahi Selatan pada Selasa (23/09). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran TP PKK Kota dan Kecamatan, para narasumber, serta peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menuturkan bahwa Sekolah Jumat merupakan wadah pembelajaran sekaligus pemberdayaan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kaum ibu. “Ibu-ibu diajari instruktur bagaimana mengolah atau membuat masakan dan produk lainnya yang memiliki nilai ekonomi. Dengan begitu, ilmu yang diperoleh bisa dipraktikkan untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga hingga ke tingkat bawah,” jelas Ngatiyana.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan dan pengetahuan baru, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta kepekaan sosial yang penting dalam kehidupan bermasyarakat. TP PKK sebagai mitra pemerintah berperan aktif sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali, dan penggerak di setiap jenjang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga menuju masyarakat yang sejahtera, harmonis, dan berkarakter.
Kegiatan Sekolah Jumat juga menjadi ruang kolaborasi yang efektif. Dukungan penuh para panitia, narasumber, dan peserta membuahkan suasana penuh semangat sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi semua pihak.
Lebih jauh, Ngatiyana juga menekankan pentingnya keterlibatan aparatur pemerintah dalam mendukung pertumbuhan UMKM lokal. Ia meminta setiap kegiatan yang menggunakan konsumsi atau katering agar memprioritaskan produk UMKM di wilayah setempat. “Saya tekankan kepada para lurah dan camat, gunakanlah hasil UMKM di tingkat kelurahan maupun kecamatan masing-masing. Dengan begitu, ekonomi masyarakat bisa tumbuh dan berkembang,” tegasnya.
Selain aspek ekonomi, Sekolah Jumat juga berfungsi memperkuat ketahanan keluarga serta membangun karakter masyarakat yang berdaya saing dan peduli lingkungan. Pemerintah Kota Cimahi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang berintegritas dan tangguh.