Loading...

Jaga Keamanan Pangan MBG, Dispangtan Kota Cimahi Periksa Bahan Baku Sebelum Diolah

Rano Hardiana 12 November 2025 680 kali dilihat
Bagikan:
Jaga Keamanan Pangan MBG, Dispangtan Kota Cimahi Periksa Bahan Baku Sebelum Diolah
CIMAHI.- Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi menjamin keamanan kebersihan pangan yang digunakan untuk mengolah menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Kepala Dispangtan Kota Cimahi Tita Mariam mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan bahan baku sebelum diolah. Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan bahan baku yang akan diolah sebagai upaya mencegah terjadinya keracunan usai mengonsumsi MBG. 

"Terkait keamanan pangan jadi bahan baku sebelum diolah, dipasak bahan baku segarnya itu kita periksa dulu. Sejauh ini hasil pemeriksaan kualitasnya masih bagus," kata Tita, Selasa (11/11/2025).

Berdasarkan data Dispangtan, jumlah SPPG di Kota Cimahi yang mengolah menu MBG sudah ada 34 titik. Dari jumlah itu, yang baru beroperasional mengolah menu program yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu sudah ada 29 SPPG. Pihaknya terus melakukan pemeriksaan bahan baku agar aman untuk diolah.

Bahan baku segar yang diperiksa di SPPG itu meliputi sayuran seperti wortel, pakcoy, jagung baby, sawi putih, bawang merah  bawang putih, serai, bawang bombay, lecci, melon, semangka, anggur, jeruk serta pemeriksaan protein hewani seperti daging sapi, ayam dan telur yang biasanya digunakan di untuk menu MBG.

"Sayurannya proteinnya ayamnya juga diperiksa. Sejauh ini hasilnya masih diambang batas aman, seperti sayuran dari pestisidanya. Kalau daging misalnya formalin," ujar Tita.

Kemudian, pihaknya memastikan bahan baku dari mulai sayuran hingga daging yang diolah di dapur SPPG dalam kondisi segar. Tita mengatakan, pemeriksaan bahan pangan yang akan diolah untuk menu MBG ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan.

"Kalau di Cimahi alhamdulillah, ayam mereka selalu fresh jadi hari ini dikirim langsung dimasak abis. Enggak nyimpen stok kebanyakannya," tandas Tita.***