Loading...

Anugerah Kebudayaan 2025 Hidupkan Kembali Denyut Kesenian di Kota Cimahi

Riva Adam Puteri 01 Desember 2025 284 kali dilihat
Bagikan:
Anugerah Kebudayaan 2025 Hidupkan Kembali Denyut Kesenian di Kota Cimahi

CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) menggelar Malam Anugerah Kebudayaan Kota Cimahi 2025. Acara yang digelar pada Jumat (28/11) di Alam Wisata Cimahi tersebut menghadirkan seniman, budayawan, komunitas kreatif, hingga tokoh masyarakat yang selama ini aktif mengembangkan ekosistem kebudayaan di Kota Cimahi.

Anugerah Kebudayaan ini merupakan wujud apresiasi tertinggi pemerintah daerah terhadap para pelaku budaya, seniman, dan komunitas yang telah berkontribusi aktif dalam melestarikan serta memajukan kebudayaan lokal di kota cimahi. 

Kegiatan Anugerah Kebudayaan Kota Cimahi tahun 2025 merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Cimahi kepada insan seni berprestasi dan berdedikasi tinggi turut mengharumkan nama Kota Cimahi dalam bidang seni budaya baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.

Acara puncak ini merupakan rangkaian panjang proses seleksi yang berlangsung sejak awal Oktober. Tahapan dimulai dari penjaringan usulan, kurasi, verifikasi lapangan, hingga pleno akhir tim kurator untuk menentukan enam penerima penghargaan. Pemenang yang terpilih masuk ke dalam tiga kategori—Pelestari Kebudayaan, Pencipta dan Pengembang Kebudayaan, serta Lifetime Achievement—yang dinilai mewakili capaian penting dalam pelestarian tradisi maupun inovasi seni.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menekankan pentingnya acara ini sebagai bentuk apresiasi terhadap konsistensi karya para pelaku budaya. “Malam Anugerah Kebudayaan merupakan momentum untuk mendorong semangat kesenian di tengah masyarakat. Hal ini juga sebagai pengingat bahwa budaya adalah jati diri kita yang harus dijaga dan dilestarikan,” ujar Ngatiyana.

Wali Kota juga menyerukan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap pelestarian budaya. “Kita harus bersama-sama untuk membangun kesadaran akan pentingnya seni dan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa. Generasi muda harus diajak untuk turut serta dalam mencintai dan melestarikannya,” tegasnya.

Acara ini bukan hanya sekadar pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi platform bagi para seniman untuk menunjukkan kebolehan mereka kepada masyarakat. Berbagai pertunjukan seni, seperti tari rampak, orkestra, dan musik etnik menjadi penyemarak malam tersebut. Penampilan ini bertujuan untuk memberikan ruang ekspresi bagi seniman lokal dan menunjukkan kekayaan budaya yang ada di Cimahi.

Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastiani berharap dengan diselenggarakannya Anugerah Kebudayaan dapat menginspirasi masyarakat untuk memajukan budaya secara bersama-sama, sehingga kekayaan budaya dapat terjaga dan lestari.

“Melalui kegiatan malam anugerah kebudayaan ini diharapkan seni budaya yang berkembang di Kota Cimahi tetap terjaga nilai-nilai luhur dan estetikanya serta dapat mewujudkan peran serta aktif seniman dan budayawan kota cimahi dalam mendukung suksesnya program pelestarian dan pemajuan kebudayaan,” tandasnya.