CIMAHI.- Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit zoonosis di masyarakat. Zoonosis adalah penyakit menular yang ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai patogen seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit.
"Penyakit zoonosis semakin perlu diwaspadai, mengingat terjadinya perubahan lingkungan, meningkatnya populasi hewan peliharaan, tingginya mobilitas masyarakat, serta interaksi yang semakin dekat antara manusia dan hewan. Tanpa tindakan penanganan dan pencegahan secara komprehensif, penyakit zoonosis seperti rabies, leptospirosis, flu burung, antraks, dan lainnya dapat mengancam dan muncul kapan saja," imbuh Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Mariam, Rabu (3/12/2025).
Menurutnya, Kota Cimahi sebagai wilayah yang padat penduduk, memiliki banyak titik rawan interaksi manusia dan hewan, seperti pasar, pemukiman padat, lingkungan dengan sanitasi yang belum optimal, serta kawasan terbuka yang memungkinkan pergerakan hewan liar.
"Kondisi ini menempatkan kita pada posisi yang menuntut kewaspadaan tinggi serta kesiapan kesehatan masyarakat untuk sistem mendeteksi dan merespons setiap potensi zoonosis sejak dini," ujar Tita.
Pihaknya, kata dia, berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pengendalian zoonosis melalui One Health, pendekatan menyeluruh yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan menjadi satu kesatuan. Pendekatan ini, ungkapnya, telah terbukti efektif di berbagai wilayah dalam mengendalikan ancaman zoonosis dan penyakit menular lainnya.
"Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, berdiskusi secara aktif, dan menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing. Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Cimahi," tandas Tita.***