CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi menggelar Apel Pagi sekaligus memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Lapangan Apel Pemerintah Kota Cimahi, Senin (8/12/2025).
Pada kesempatan ini, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan secara resmi meluncurkan 16 unit Motorbike Ambulance, yang terdiri dari 13 unit untuk Puskesmas se-Kota Cimahi dan 3 unit Motor PSC. Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, secara simbolis menyerahkan kunci motor, tas kit P3K, serta menyematkan rompi dan helm kepada petugas sebagai tanda dimulainya operasional layanan Motorbike Ambulance.
Peluncuran Motorbike Ambulance menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Cimahi dalam memperkuat sistem pelayanan kegawatdaruratan kesehatan. Inovasi ini dirancang untuk menjangkau masyarakat di lokasi yang sulit diakses ambulans roda empat, seperti kawasan padat penduduk atau wilayah dengan akses jalan terbatas. Dengan demikian, layanan kegawatdaruratan dapat diberikan lebih cepat, tepat sasaran, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, Kota Cimahi berhasil meraih dua penghargaan tingkat nasional dari Menteri Kesehatan RI, yaitu Swasti Saba Padapa sebagai Kabupaten/Kota Sehat 2025 dan sertifikat Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kategori Pratama 2025. Capaian ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kesehatan masyarakat, sanitasi lingkungan, dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat telah berjalan konsisten serta didukung kolaborasi masyarakat dan pemerintah.
Wakil Wali Kota Cimahi juga mengumumkan capaian terbaru Kota Cimahi dalam Penilaian Indeks Reformasi Hukum 2025, yang berhasil meraih nilai Indeks Reformasi Hukum sebesar 96,94 dengan kategori AA atau “Sangat Istimewa”. Adhitia menegaskan bahwa capaian tersebut sejalan dengan peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi, yang menunjukkan tata kelola Pemkot Cimahi semakin efektif dan berorientasi hasil.
“Ini menandakan bahwa tata kelola hukum, regulasi, dan kebijakan kita sudah berjalan ke arah yang lebih bersih, pasti, dan memberikan manfaat langsung. Komitmen kerja keras dan kerja sama kita semua adalah modal utama untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan upaya mendorong budaya kerja sehat serta peningkatan kualitas layanan kesehatan, Pemerintah Kota Cimahi memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba K3 Perkantoran serta Lomba Senam SKJ 88 dan GERMAS.
Dalam pengumuman yang disampaikan Wakil Wali Kota Cimahi, pada Lomba K3 Perkantoran Dinas Lingkungan Hidup berhasil meraih Juara 1, diikuti Dinas Pendidikan sebagai Juara 2, dan BKPSDMD sebagai Juara 3, sementara DPMPTSP menerima penghargaan pada kategori terpuji.
Untuk Lomba Senam SKJ 88 dan GERMAS kategori perangkat daerah, DLH kembali menjadi Juara 1, diikuti Dinas Pendidikan dan Asisten Administrasi Umum. Pada kategori puskesmas, Juara 1 diraih Puskesmas Citeureup, Juara 2 Puskesmas Cimahi Utara, dan Juara 3 Puskesmas Cibeber.
“Kesehatan fisik, mental, dan sosial merupakan fondasi masyarakat yang kuat. Sebagai aparatur negara, kita memiliki tanggung jawab tidak hanya terhadap pelayanan publik tetapi juga menjadi teladan dalam menerapkan gaya hidup sehat,” tutur Adhitia.
Adhitia juga menegaskan pentingnya peran Kelompok Wanita Tani (KWT) yang dibina oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dalam memperkuat gotong royong, inovasi, dan pemberdayaan perempuan di tingkat kelurahan, serta berharap kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam pembangunan lokal dan kemandirian keluarga.
Dalam hasil penilaian yang berlangsung pada 16–26 November 2025, KWT Cempaka dari Kelurahan Cibeber meraih Juara 1, disusul KWT Safamarwa dan KWT Berseri dari Cigugur Tengah sebagai Juara 2 dan 3. Sementara itu, Juara Harapan diberikan kepada KWT Geulis (Harapan 1), KWT GEMI 0418 (Harapan 2), dan KWT Nira Mandiri 10 (Harapan 3).
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat sinergi lintas sektor, dan mendorong kesehatan masyarakat. Pemerintah Kota Cimahi juga berharap semangat peringatan HKN ke-61 dapat menjadi motivasi kolektif untuk menjaga kesehatan bersama serta mendukung peningkatan produktivitas dan pembangunan daerah.