Loading...

Kasus Terkendali di Kota Cimahi, Masyarakat Diharapkan Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap ISPA

Rano Hardiana 22 Januari 2026 408 kali dilihat
Bagikan:
Kasus Terkendali di Kota Cimahi, Masyarakat Diharapkan Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap ISPA
CIMAHI.- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi melakukan pemantauan rutin terhadap kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Cimahi. Hingga saat ini belum ditemukan adanya lonjakan kasus yang signifikan.

"Pemantauan rutin dilakukan dari laporan kasus ISPA dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit. Saat ini kasus ISPA masih terkendali di Kota Cimahi," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Cimahi dr. Dwihadi Isnalini.

Penyakit ISPA umum dialami masyarakat, terutama saat perubahan cuaca. Gejalanya kerap kali menyerupai flu biasa, seperti batuk, bersin, hidung meler, hingga sakit tenggorokan. 

Umumnya ISPA menyerang saluran pernapasan bagian atas maupun bawah. Pada infeksi saluran pernapasan atas, keluhan yang muncul antara lain batuk kering, hidung tersumbat, suara serak, serta nyeri tenggorokan.

"Jika sudah mengenai saluran pernapasan bawah, gejalanya bisa lebih berat seperti batuk berdahak, sesak napas, napas berbunyi, hingga pneumonia. Menular bisa lewat bakteri maupun aktor lingkungan, paparan polusi udara dan asap rokok turut memperbesar risiko terjadinya infeksi," sebutnya.

Kelompok yang paling rentan terserang ISPA antara lain balita, lansia, penderita penyakit penyerta seperti gangguan jantung dan paru, serta perokok aktif.

Data yang dihimpun menunjukkan jumlah kasus fluktuatif meski tidak menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan.

"Kasus ISPA memang selalu ada dan naik turun setiap minggunya," ucapnya.

Dia menjelaskan, data surveilans ISPA di Kota Cimahi tidak hanya mencakup warga setempat. Tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar yang berobat ke fasilitas kesehatan di Cimahi sehingga turut memengaruhi jumlah kunjungan dan pencatatan kasus.

Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap ISPA. Menjaga daya tahan tubuh snagat dibutuhkan dengan istirahat cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Jangan mengabaikan gejala ringan seperti batuk dan pilek. Jika mengalami gejala, dapat segera memeriksakan diri ke puskesmas atau dokter," sebutnya.

Dinkes Kota Cimahi juga terus mengoptimalkan upaya pemantauan serta edukasi kesehatan kepada masyaraka. "Sebagai langkah antisipasi agar kondisi kasus tetap stabil, khususnya di masa pancaroba. Sehingga, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dapat terus meningkat," tuturnya.**