Loading...

Aksi Heroik Petugas Damkar Kota Cimahi Jinakkan Api yang Membakar Sebuah Pabrik

Riva Adam Puteri 10 Juli 2026 101 kali dilihat
Bagikan:
Aksi Heroik Petugas Damkar Kota Cimahi Jinakkan Api yang Membakar Sebuah Pabrik

CIMAHI - Aksi heroik ditunjukan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi saat berjibaku memadamkan api yang membakar pabrik manufaktur di Jalan Mahar Martanegara, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat. 

Bahkan, ada yang mengalami sesak napas dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB itu. Pemicunya asap pekat yang berwarna putih sisa kebakaran bangunan dan barang-barang yang ada di dalam pabrik.

Tim medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cimahi segera melakukan penanganan. Petugas medis memberikan bantuan oksigen kepada petugas Damkar Kota Cimahi yang mengalami sesak nafas. Api yang membakar pabrik manufaktur itu akhirnya bisa dijinakan.

"Betul ada petugas agak berat nafanya terkena asap. Petugas PMI memberikan oksigen untuk mempercepat pemulihan," ujar Kepala Seksi Pemadam dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, Jumat (10/7/2026).

Personel Damkar Kota Cimahi menerima laporan kebakaran itu sekitar pukul 14.59 WIB. Tiga unit pancar, satu unit rescue, 14 personel Damkar serta relawan diterjunkan untuk melakukkan pemadaman, pendinginan, pengecekan hingga pendataan.

Berdasarkan keterangan saksi, ungkap Aep, kebakaran itu diduga bermula dari blower yang mati dan uap sudah menumpuk lalu terjadi korsleting listrik. Setelah itu muncul percikan api hingga merambat ke material mudah terbakar. 

"Pegawai mencoba menggunakan apar namun tidak berhasil, kemudian ada pegawai yang menghubungi mako Damkar. Dugaan penyebabnya karena korsleting listrik," ucap Aep.

Luas wilayah tempat kejadian perkara (TKP) keseluruhan mencapai 1.400 meter persegi dan objek yang terbakar mencapai 50 meter persegi. Niali kerugian diperkirakan mencapai Rp300.000.000 dengan rincian bangunan Rp150.000.000 dan barang atau isi Rp150.000.000.

"Nilai bangunan yang terselamatkan kurang lebih Rp500.000.000 dan barang atau isi yang terselamatkan kurang lebih Rp500.000.000. Jumlah jiwa yang terselamatkan 20 jiwa," pungkas Aep.  (Bidang IKPS)**