CIMAHI — Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa pengabdian ASN bukan diukur dari jabatan atau lamanya masa kerja, melainkan dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh ASN Pemkot Cimahi menjalankan tugas dengan tulus, ikhlas, amanah, dan berintegritas. Pesan tersebut disampaikan Ngatiyana saat memimpin apel pagi di Lapangan Apel Pemerintah Kota Cimahi, Selasa (1/9).
“Yang paling penting adalah seluruh jajaran Pemerintah Kota Cimahi bergerak dalam arah yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ngatiyana.
Ia menekankan, ASN harus menyadari bahwa setiap tugas yang dijalankan merupakan bagian dari amanah untuk melayani masyarakat. Amanah tersebut harus diwujudkan melalui kerja yang sungguh-sungguh, jujur, profesional, serta tidak hanya berorientasi pada jabatan atau kepentingan pribadi.
Ngatiyana juga mengingatkan seluruh ASN agar memaknai pengabdian dengan lebih luas.
“Mungkin tidak semua pengabdian terlihat. Mungkin tidak semua pekerjaan mendapat apresiasi. Tetapi percayalah, setiap pekerjaan yang dilakukan dengan tulus untuk masyarakat, memiliki nilai,” katanya.
Pesan tersebut disampaikan saat pemberian penghargaan kepada 16 ASN yang memasuki masa purnatugas per 1 September 2026. Ngatiyana meminta ASN yang masih bertugas menjadikan momentum itu sebagai refleksi.
“Pertanyaannya bukan berapa lama kita menjabat atau berapa tinggi posisi kita. Tetapi apa yang kita tinggalkan? Apa yang berubah karena kita? Apa yang menjadi lebih mudah bagi masyarakat karena kita? Apa yang menjadi lebih baik di Kota Cimahi karena pengabdian kita?” tuturnya.
Menurutnya, jabatan dan masa kerja akan berakhir, tetapi jejak pengabdian tetap dikenang.
“Itulah warisan seorang ASN,” tegasnya. (Bidang IKPS)***