CIMAHI - Pengawasan pelayanan BPJS Kesehatan di Kota Cimahi dilakukan langsung oleh Dewan Pengawas BPJS Kesehatan melalui kunjungan ke Puskesmas Cimahi Utara, Jumat, 16 Oktober 2026. Peninjauan ini bertujuan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, tanpa diskriminasi antara pasien BPJS dan non-BPJS.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program SiBLing (Supervisi, Buktikan, dan Lihat Langsung), yakni mekanisme pengawasan dan penjaminan mutu layanan BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan mitra, mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas dan klinik, hingga Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), termasuk rumah sakit.
Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Addrianto Passat, mengatakan kunjungan langsung ke fasilitas kesehatan menjadi agenda rutin untuk mengevaluasi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut dia, pengawasan tidak hanya berfokus pada keberadaan fasilitas kesehatan, tetapi juga memastikan pasien mendapatkan perlakuan yang setara, terlepas dari status kepesertaan jaminan kesehatannya.
"Karena ada juga fasilitas kesehatan yang mungkin membeda-bedakan pasien ya, antara pasien BPJS dan non-BPJS," ujar Stevanus saat diwawancarai di lokasi.
Namun, berdasarkan hasil peninjauannya di Puskesmas Cimahi Utara, Stevanus menilai pelayanan yang diberikan telah berjalan dengan baik. Ia mengaku memeriksa proses pelayanan dari awal hingga akhir serta berbincang secara acak dengan sejumlah pasien.
Hasilnya, para pasien yang ditemuinya menyampaikan pengalaman positif selama menjalani pengobatan. Mereka dinilai tidak perlu menunggu terlalu lama, mendapatkan pelayanan yang baik dari tenaga kesehatan, serta memperoleh penjelasan medis dan obat-obatan yang memadai.
"Happynya apa? Enggak nunggu lama, kemudian tenaga kesehatan juga baik-baik semua, kalau penjelasannya lengkap ya obat-obatan juga enggak ada yang kurang-kurangi semuanya, semuanya baik di sini," katanya.
Stevanus menegaskan, kualitas pelayanan kesehatan tidak mungkin terwujud hanya melalui peran kepala dinas kesehatan maupun kepala puskesmas. Menurut dia, pelayanan yang baik merupakan hasil kerja bersama seluruh tenaga kesehatan dan pihak terkait.
"Jadi kita harus memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat tentunya," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, menyambut kunjungan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan sebagai bagian dari upaya mengevaluasi pelayanan kesehatan di daerah, khususnya bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Ia menjelaskan, hingga saat ini pemerintah daerah tidak menemukan persoalan berarti dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Kota Cimahi juga memiliki 13 puskesmas yang didukung layanan klinik sore di setiap kecamatan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Adhitia mengatakan layanan tersebut turut mengakomodasi peserta BPJS Kesehatan sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk memperoleh layanan medis.
Meski demikian, ia menilai penguatan pelayanan kesehatan tidak boleh hanya berorientasi pada pengobatan atau tindakan kuratif. Pemerintah juga perlu meningkatkan upaya promotif dan preventif agar masyarakat dapat mengenali risiko penyakit sekaligus mencegahnya sejak dini.
"Yang kedua yang tadi yang beliau sampaikan adalah yang perlu kita atensi bahwa kita jangan fokus ke kuratif saja, tapi juga bagian dari preventif dan promotif," kata Adhitia.
Ia mencontohkan, kampanye kesehatan perlu diperkuat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyakit yang banyak dijumpai, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Menurut Adhitia, edukasi mengenai pola hidup sehat dan pencegahan penyakit menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Cimahi.
Ia berharap kunjungan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan tersebut dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Pemerintah Kota Cimahi dan BPJS Kesehatan, sekaligus mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
"Harapannya, tentu kedatangan beliau ini semakin erat kolaborasi antara pemerintah Kota Cimahi dengan BPJS Kesehatan semakin erat," tandasnya.
Dengan pengawasan langsung dan penguatan edukasi kesehatan, pelayanan BPJS Kesehatan di Cimahi diharapkan semakin berkualitas, mudah diakses, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. (Bidang IKPS**)