CIMAHI.-Dewan Pengawas BPJS Kesehatan melalui kunjungan ke Puskesmas Cimahi Utara di Jalan Jati Serut Kota Cimahi. Peninjauan bertujuan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan tanpa diskriminasi antara pasien BPJS dan non-BPJS.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program SiBLing (Supervisi, Buktikan, dan Lihat Langsung). Merupakan mekanisme pengawasan dan penjaminan mutu layanan BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan mitra, mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas dan klinik, hingga Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), termasuk rumah sakit.
Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Addrianto Passat, mengatakan kunjungan langsung ke fasilitas kesehatan menjadi agenda rutin untuk mengevaluasi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Pengawasan tidak hanya berfokus pada keberadaan fasilitas kesehatan, tetapi juga memastikan pasien mendapatkan perlakuan yang setara, terlepas dari status kepesertaan jaminan kesehatannya," ujarnya.
Selain meninjau layanan, Dewas BPJS Kesehatan juga berdialog dengan masyarakat di lokasi.
"Pasien enggak menunggu terlalu lama, kemudian tenaga kesehatan juga baik-baik dan penjelasannya lengkap. Obat-obatan juga enggak ada yang kurang-kurangi semuanya, semuanya baik di sini," katanya.
Stevanus menegaskan, kualitas pelayanan kesehatan pelayanan yang baik merupakan hasil kerja bersama seluruh tenaga kesehatan dan pihak terkait.
"Jadi kita harus memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat tentunya," tuturnya.
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira menyatakan Pemkot Cimahi menyambut baik kunjungan Dewas BPJS Kesehatan tersebut.
"Hingga saat ini tidak ada persoalan berarti dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Di Kota Cimahi ada 13 puskesmas yang didukung layanan klinik sore di setiap kecamatan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, juga turut mengakomodasi peserta BPJS Kesehatan," ungkapnya.
Pihaknya turut mendorong upaya promotif dan preventif agar masyarakat dapat mengenali risiko penyakit sekaligus pencegahan sejak dini.
"Yang beliau sampaikan juga perlu kita atensi bahwa jangan fokus ke kuratif saja, tapi juga bagian dari preventif dan promotif. Misal mengenai penyakit yang banyak dijumpai, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi atau hipertensi," imbuhnya.
Menurut Adhitia, edukasi mengenai pola hidup sehat dan pencegahan penyakit menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Cimahi.
"Harapannya, tentu kedatangan beliau ini semakin erat kolaborasi antara pemerintah Kota Cimahi dengan BPJS Kesehatan semakin erat," tandasnya.**(Bidang IKPS**)