CIMAHI – Seolah tak mau ketinggalan dalam meramaikan Ramadan, aparat pemerintah Kecamatan Cimahi Utara pun menyelenggarakan kegiatan ngabuburit.
Akan tetapi, aneka kegiatan sambil menunggu azan Magrib itu berupa pagelaran panggung hiburan yang menampilkan kesenian tradisional setempat seperti calung, jaipong, gondang, kohkol kuk kok, nasyid, dan kasidah.
Tak hanya itu, di lokasi yang sama pun disediakan sejumlah stand yang menjajakan aneka penganan pembuka puasa yang pada umumnya berupa makanan tradisional seperti cendol, kolek, cilok, dan baso tahu.
Agar suasana semakin ramai, pihak kecamatan pun menyediakan 40 lembar voucher belanja senilai @Rp5.000 setiap harinya bagi pengunjung yang beruntung dengan syarat membelanjakannya di bazar setempat.
Camat Cimahi Utara, M Roni mengatakan kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi, juga sebagai upaya mensosialisasikan seni dan budaya tradisional kepada masyarakat terutama generasi muda.
“Kami ingin menghadirkan kembali kesenian yang nyaris tak dikenal masyarakat karena jarang dipentasikan seperti kohkol kuk kok,” ujarnya kepada wartawan di Cimahi, Jumat (19/7).
Lewat kegiatan ini pun, pihaknya ingin meregenerasi para seniman tradisional yang selama ini jarang terjadi. Diharapkan para pewaris seni leluhur tersebut tetap ada.(HA)