Loading...

Bappeda Gelar Pelatihan Kader Perencanaan Fasilitator Musrenbang

Administrator 16 Desember 2013 478 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI--Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cimahi membantah melakukan pengistimewaan pembangunan di wilayah Cimahi Utara dan mengucilkan pembangunan di Cimahi Selatan.

Kepala Bappeda Kota Cimahi Tetty Murti Wendani mengatakan prasangka seperti terjadi akibat cara pandang yang berbeda atau tidak menggunakan kacamata yang sama apakah betul telah terjadi prioritas pembangunan pada wilayah tertentu atau ada faktor lain.

"Perlu diketahui, bahwa dalam mengalokasikan anggaran kami berbasis kewilayahan atau melihat apa yang menjadi fokus dari masalah yang muncul," katanya, kepada wartawan di sela-sela Pelatihan Kader Perencanaan Fasilitator Musrenbang 2013 di Cimahi, Senin (16/12/2013).

Menurut dia, untuk melihat disparitas yang terjadi di lapangan, pihaknya menggunakan instrumen P3BM (Perencanaan, Penganggaran dan Pemantauan Berbasis masyarakat Miskin). Dengan demikian, informasi yang belum tersampaikan bisa dibuktikan akurasinya.

Karena tujuan dari dokumen tersebut memang untuk membuat perencanaan yang berpihak pada masyarakat miskin. Meski begitu, diakuinya selama ini masih ada yang belum maksimal sehingga perlu instrumen terukur, tepat waktu, lokasi, sasaran dan anggaran.

"Masalah yang ada di masyarakat itu berbeda-beda mulai dari kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan sanitasi. Sebenarnya, permasalahan tersebut bisa diselesaikan di tingkat kewilayahan dan tidak perlu naik ke tingkat kota," ujarnya.

Koordinator P3BM Jabar Arvian Triantoro menambahkan dokumen P3BM dirancang sejak dua tahun lalu untuk meningkatkan perencanaan agar perencanaan, penganggaran dan monitoring berpihak pada masyarakat miskin.

"Ini dimaksudkan agar akselerasi percepatan kemiskinan lebih cepat," paparnya.(ha)