CIMAHI.- Gas elpiji ukuran 12 kg mengalami kenaikan menyebabkan masyarakat beralih menggunakan elpiji ukuran 3 kg. Pemkot Cimahi melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan stok elpiji 3 kg untuk masyarakat tetap tersedia.
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan dan Pertanian (Diskopindagtan) Kota Cimahi Huzen Rachmadi menyatakan, pihaknya sudah mengajukan kuota tambahan elpiji 3 kg ke Pertamina berkaitan hari raya natal dan tahun baru serta mensikapi kenaikan harga elpiji 12 kg. "Masyarakat akan beralih ke penggunaan elpiji 3 kg," ujarnya.
Harga gas elpiji 3 kg di tingkat agen sebesar Rp 12.750, sedangkan HET di Kota Cimahi ditetapkan sebesar Rp 13. 650. Hasil monitoring lapangan, harga eceran berkisar Rp 17.000-18.000/tabung.
Diskopindagtan Kota Cimahi juga akan melakukan penertiban terhadap pelaku usaha yang menggunakan elpiji 3 kg. Sesuai ketentuan, pelaku usaha mestinya menggunakan elpiji 12 kg nonsubsidi.
"Kami juga surat ke seluruh agen agar tidak menjual gas ke luar Kota Cimahi. Dengan rayonisasi gas elpiji, ada jaminan ketersediaan stok tetap terjaga," ucapnya. (NF)