Loading...

Cimahi Bebas Filariasis

Administrator 01 Oktober 2015 471 kali dilihat
Bagikan:
Cimahi Bebas Filariasis
CIMAHI - Dinas Kesehatan Kota Cimahi memastikan bahwa tidak ada warganya yang menderita penyakit kaki gajah (filariasis). Untuk itu, pada tahun ini pihaknya tidak melaksanakan program obat filariasis massal di seluruh puskesmas.

Seperti diketahui, pemerintah mencanangkan 1 Oktober sebagai Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga). Tiap 1 Oktober selama 5 tahun ke depan, puskesmas akan bagi-bagi obat filariasis.

Sebanyak 195 kabupaten dan kotamadya menjadi target gerakan nasional ini, dengan jumlah penduduk yang disasar mencapai 105 juta jiwa. Diharapkan pada 2020, Indonesia sudah mencapai status eliminasi kaki gajah.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi Fitriani Manan mengatakan, sejak empat tahun lalu pihaknya terbebas dari penderita filariasis. Tapi, diakuinya pula beberapa hari lalu telah melakukan penelitian terhadap warga yang diduga menderita penyakit tersebut.

"Setelah dilakukan penelitian ternyata hasilnya negatif. Jadi, kami pastikan warga kami tidak ada yang menderita kaki gajah," katanya, kepada wartawan, Kamis (1/10/2015).

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan pada masa yang akan datang ada warga yang menderita penyakit tersebut terutama bagi warga tinggal di daerah perbatasan dengan daerah endemis filariasis yaitu Kab Bandung.

Setidaknya ada empat kelurahan yang berbatasan langsung dengan Kab Bandung diantaranya Kelurahan Baros, Leuwigajah, Melong dan Cibabat Kota Cimahi. Untuk itu, antisipasi sedini mungkin terus dilakukan pemkot.

"Yang jelas untuk saat ini, kalau ditanya soal kasus filariasis mungkin bisa tanya ke daerah tetangga yakni Kab Bandung atau Kab Bogor. Disana pasti ada minum obat massal," pungkasnya. (ha)