Loading...

Cimahi Konsisten Tak Izinkan Pembangunan Tempat Berbau Maksiat

Administrator 15 Oktober 2015 244 kali dilihat
Bagikan:
Cimahi Konsisten Tak Izinkan Pembangunan Tempat Berbau Maksiat
CIMAHI - Meskipun Kota Cimahi merupakan kota multikultural dengan keberagaman suku, agama dan budaya, Pemkot Cimahi menegaskan pihaknya masih konsisten untuk tidak memberikan izin bagi pendirian tempat hiburan yang berbau maksiat.

Upaya tersebut dilakukannya, demi menciptakan suasana kota yang kondusif dan agamis yang menjadi visi dan misi Kota Cimahi dibawah kepemimpinan Atty Suharti dan Sudiarto. 

"Kalaupun ada hotel atau penginapan yang dibangun, itu semata-mata demi kepentingan mendesak untuk menopang pembangunan kota," kata Atty kepada pewarta, Rabu (14/10).

Menurut dia, para ulama dan tokoh masyarakat pada dasarnya memiliki peranan yang cukup penting dan strategis dalam membangun karakter dan identitas Kota Cimahi sebagai kota religius.

Sekecil apapun yang dilakukan pemerintah kota dapat memberikan dampak terhadap komunitas yang dibangun mulai dari situasi dan kondisi yang harus dibina dan pelihara, sampai pada proses pelaksanaan pembangunan itu sendiri. Sehingga hasil yang dicapai bisa optimal.

"Tak hanya itu, pemerintah kota juga tentu tidak akan mampu menyelesaikan persoalan yang ada di Cimahi tanpa dukungan semua elemen kota termasuk dukungan DPRD, dukungan Muspida atau fokorpimda, provinsi dan pusat," ucapnya.

Pada usia kota yang masih relatif muda, tentunya masih banyak pembangunan yang harus dilakukan, khususnya dalam pencapaian visi-misi pembangunan kota yaitu mewujudkan kehidupan masyarakat Kota Cimahi yang creatif, egaliter, responsif, dinamis, agamis dan sinambung.

"Untuk melakukan perubahan itu tidak mudah, tetapi perubahan tidak akan terjadi kalau tidak kita mulai dari sekarang," pungkasnya