Loading...

Cimahi Yakin Diwilayahnya Tak Ada Gafatar

Administrator 13 Januari 2016 151 kali dilihat
Bagikan:
Cimahi Yakin Diwilayahnya Tak Ada Gafatar
CIMAHI - Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Cimahi mengaku yakin di wilayahnya tidak terdapat aktivitas orgasisasi kemasyarakatan (ormas) gerakan fajar nusantara (Gafatar) yang kini dianggap meresahkan karena menyimpang dari ajaran agama Islam.

Kepala Kesbang Kota Cimahi Totong Solehudin mengatakan, dari berbagai informasi baik formal melalui struktural Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Cimahi maupun jaringan intel, hingga saat ini Kota Cimahi tidak ada jaringan Gafatar yang dimaksud.‬

‪Sampai saat ini tidak ada indikasi paham-paham yang dapat membawa disintegrasi bangsa yang dapat memecah persatuan dan kesatuan warga masyarakat Cimahi.

"Kewaspadaan tetap kami lakukan dengan terus berkoordinasi di forum kerukunan yang telah terbentuk. Juga meningkatkan komunikasi dengan organisasi yang selama ini menjadi mitra Kesbang," kata Totong, Selasa (12/1).

Gafatar ramai diperbincangkan setelah ditemukannya dokter muda asal Lampung, dr Rica Tri Handayani (28) dan anaknya Zafran Alif Wicaksono yang dilaporkan menghilang.‬ Rica diduga menjadi korban rekrutmen Gafatar atau ada juga yang menyebutkan nama baru yang bernama Negara Karunia Allah Semesta Alam.‬

Selain dr Rica Tri Handayani, belakangan diketahui menghilangnya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) RSUP dr Sarjito Yogyakarta secara misterius.

Setelah itu, kini satu lagi warga Sleman yang masih berstatus pelajar kelas 1 SMA, Ahmad Kevin Aprilio juga menghilang dan belum ditemukan sampai saat ini.