CIMAHI - Dinas Kesehatan Kota Cimahi menggelar kegiatan konsolisasi persiapan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Demang Hardjakusumah. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mempersiapkan pelaksanaan PIN.
Assisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi, Beny Bahctiar mengatakan, PIN merupakan upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah kesehatan bayi terutama terkait polio. Sesuai dengan komitmen global, pada 2020 harus bebas polio.
"Sejak 27 Maret 2014, Indonesia sudah dinyatakan sebagai negara bebas polio oleh WHO. Tapi, kita pun harus menjawab tantangan yang harus dihadapi yaitu bagaimana mempertahankan status bebas polio” kata Beny usai membuka persiapan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Demang Hardjakusumah, Kamis, (4/2).
Menurutnya, keberhasilan dalam penanganan polio di Cimahi adalah bagaimana upaya pemerintah kota dalam mencegah bangkitnya kembali penyakit tersebut. Dirinya, yakin polio tidak akan muncul seiring dengan adanya kesadaran masyarakat.
Indonesia tidak mungkin meraih predikat sebagai negara yang terebebas dari penyakit yang berbahaya tersebut. Masyarakat terutama ibu PKK di kelurahan dan RW sudah bekerja luar biasa.
"Kalau pun masih ada penyakit polio di Cimahi itu bekas yang dulu dan ke depannya saya yakin tidak akan muncul lagi," pungkasnya.
Penyakit polio atau poliomyelitis adalah penyakit paralisis atau kelumpuhan yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini yang sangat mudah menular dan menyerang sistem saraf manusia. (ha)