CIMAHI - Walikota Cimahi Atty Suharti bersama sejumlah pejabat
teras di lingkungan Pemkot Cimahi meninjau gerakan Pemberantasan Sarang
Nyamuk (PSN) di RW 18, Kelurahan Padasuka, Kota Cimahi pada Jumat
(5/2/2016).
Hadir pada kesempatan itu
Asisten Pemerintahan Maria Fitriana, Sri Nurul Kepala Dinas Kebersihan
dan Pertamanan, Kepala Dinas Kesehatan Pratiwi beserta Lurah Padasuka
dan Ketua RW 18 serta para anggota Tim Pembina PKK Kelurahan Padasuka.
Perempuan
kelahiran 24 November 1955 ini menyempatkan diri untuk mengunjungi
beberapa warga yang terkena demam berdarah (DBD) dilanjutkan dengan
peninjauan ke rumah warga yang termasuk ke dalam Rutilahu (Rumah Tinggal
Layak Huni).
"Pemberantasan Sarang Nyamuk ini
seyogyanya dilakukan secara rutin jangan sampai menunggu ada kejadian
atau masyarakat yang sudah terkena DBD baru kembali dilaksanakan, karena
saya selaku pimpinan telah menginstruksikan PSN harus rutin dilakukan,"
katanya, kepada pewarta.
Lantaran tingginya
kasus DBD di Cimahi, Atty menghimbau kepada seluruh aparat baik
ditingkat kota, kecamatan, kelurahan serta masyarakat untuk senantiasa
hidup bersih. Tak hanya itu, petugas kesehatan yang ada di Puskesmas pun
harus memberikan pemahaman akan bahaya DBD.
Berdasarkan
pantuan Atty di lapangan, masih banyak sarang jentik nyamuk yang
tersebar di setiap rumah warga atau lingkungan sekitarnya. Hal itupun
dirasa cukup membahayakan jika dibiarkan.
"Tadi terdapat jentik di lihat yang punya rumah ga pernah ada di rumah," katanya. (ha)