CIMAHI - Untuk melakukan razia terhadap dugaan adanya praktik
prostitusi berkedok pijak refleksi di wilayahnya, Satpol PP Kota Cimahi
tidak akan menunggu waktu lama hingga anggaran dari APBD 2016 cair pada
Maret mendatang.
Kasatpol PP Kota Cimahi, Aris
Permono mengatakan, operasi razia ini sebenarnya sudah masuk dalam
anggaran yang akan dieksekusi pada Maret 2016 ini. Tapi, karena
kondisinya cukup mendesak, pihaknya tentu tidak akan menunggu anggaran
yang baru bisa dicairkan.
"Kami akan nebeng
(ikut gabung) dengan Satuan Narkoba Polres Cimahi yang akan melakukan
razia ke kos-kosan," katanya, kepada pewarta, Rabu (10/2).
Dengam
bergabung dengan Polres, Satpol PP akan sekaligus merazia penghuni
kosan. Selain data kependudukan yang akan didapat, pihaknya juga akan
merazia dugaan pijat "esek-esek" tersebut.
Mengenai
waktu pelaksanaan razia diakuinya, pihaknya masih menunggu kesiapan
aparat di kepolisian selaku leading sectornya. Karena tidak
dipungkirinya, pihaknya telah menerima informasi dari masyarakat
mengenai adanya praktik pijat liar yang dilakukan di sejumlah kos-kosan.
"Memang informasinya sudah kami terima. Kami rencana akan melakukan razia dalam waktu dekat," pungkasnya. (ha)