CIMAHI - Lewat Pilkada, proses demokrasi diharapkan melahirkan pemimpin demokratis dan bertanggung jawab terhadap pembangunan kota yang didukung oleh elemen masyarakat dengan aman dan damai sebagai gambaran rakyat yang sadar hukum.
Hal tersebut disampaikan oleh Walikota CimahiHj. Atty Suharti dalam acara kegiatan sosialisasi peningkatan pemahaman masyarakat tentang "Pilkada Serentak bagi Ormas, OKP dan LSM di Lingkungan Cimahi 2016" di Gedung LEC JL. Permana, Rabu (10/9).
"Harapannya dengan adanya sosialisasi ini, anggota organisasi (Ormas LSM dan OKP) dan rakyat secara luas serempak memahami dan mau diajak berpartisipasi dalam menyelenggarakan Pilkada yang berkualitas di tahun 2017 nanti," kata Atty Suharti.
Menurutnya, pelaksanaan Pilkada mengacu undang-undang dan peraturan pemerintah dalam penyelenggarakan Pilkada Serentak memiliki maksud dan tujuan untuk memperbaiki pemerintahan yang demokratis lebih effektif dan efisien terutama penghematan belanja pemerintah.
Selain itu, penyelenggaraan pilkada serempak dapat menunjukan sebagai kesamaan bentuk daerah-daerah kota dan kabupaten dalam bingkai NKRI yang terhindar dari konflik kepentingan politik.
"Bagi Kota Cimahi kita harus menerima adanya percepatan yang seharusnya dilaksanakan sebelum bulan Oktober, tapi diawalkan menjadi bulan Februari," ujarnya.
Sosialisasi yang dlaksanakan cukup waktu untuk memberikan penjelasan merata kepada rakyat se-Cimahi agar memahami kebutuhan pilkada untuk keberlangsungan pembangunan kota. (ha)