Loading...

Raker BPMPPKB Serap Aspirasi Masyarakat

Administrator 14 Februari 2016 137 kali dilihat
Bagikan:
Raker BPMPPKB Serap Aspirasi Masyarakat
CIMAHI.- Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPPKB) Kota Cimahi menggelar rapat kerja daerah di gedung Arhanud Jln. Sriwijaya Kota Cimahi, Jumat (12/2/2016). Hal itu dilakukan untuk menyerap aspirasi dari masyarakat di bidang kerja meliputi pertumbuhan penduduk, pemberdayaan masyarakat, kesetaraan gender, keluarga dan remaja.
Rapat kerja dibuka Wali Kota Cimahi Atty Suharti didampingi Wakil Wali Kota Cimahi Sudiarto, dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar Alma Lucyati, Kepala BKKBN Jabar Sugilar, Kapolres Cimahi Ade Ary Syam Indradi. Peserta kegiatan sebanyak 1.000 orang dari perwakilan kelurahan-kecamatan, organisasi kepemudaan, dan wakil masyarakat.
Wali Kota Cimahi Atty Suharti mengatakan, kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat. "Sumber daya manusia sebagai modal pembangunan di Kota Cimahi, ini harus kita tingkatkan kualitasnya," ujarnya.
Salah satu hal yang disorot yaitu tingginya jumlah penduduk Kota Cimahi. Program Keluarga Berencana perlu didorong agar partisipasi masyarakat meningkat. "Berharap bahwa masyarakat mau ikut program KB secara mandiri. Oleh karena itu sangat penting bagaimana mensilaturahmikan seluruh komponen di Kota Cimahi agar memahami pentingnya meningkatkan partisipasi KB," ucapnya.
Berdasarkan database  kependudukan Kota Cimahi, pada bulan Desember 2015 jumlah penduduk kota cimahi mencapai 594.154 jiwa dengan pertumbuhan rata-rata pertahun sebesar 1,66%. Dengan kepadatan yang tinggi , ruang terbuka tidak ada , sepertiga wilayah cimahi adalah industri, memungkinkan rentan terhadap konflik sosial dan kondisi kesehatan masyarakat terutama penyakit menular dan yang disebabkan pencemaran .
Tak hanya itu, raker juga turut membahas progres kualitas kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pendekatan keluarga, remaja, dan anak. "Agar nantinya terwujud keluarga yang berkualitas," tuturnya. 
Dengan kondisi demografi seperti itu , memberikan gambaran bahwa modal membangun  kota cimahi adalah sumber daya manusia, terlebih usia produktif  menjadi andalan untuk pertumbuhan ekonomi kota.
Program kerja yang disusun dalam raker harus sesuai dengan tema pembangunan kota cimahi tahun 2016 yaitu "Penguatan sumberdaya lokal yang didukung oleh sinergitas antar sektor dan wilayah untuk peningkatan kualitas dan pemerataan pembangunan". 
"Sangat strategis para kader kumpul, bersama dengan akademisi dan para tokoh agama dan tokoh lainnya untuk saling berkontribusi dalam menyusun kegiatan pemberdayaan masyarakat termasuk  kegiatan pengendalian pertumbuhan penduduk berkaitan dengan keterbatasan lahan," tuturnya. (RR).