CIMAHI - Jumlah Sekolah Menangah Atas (SMA) sederajat di Kota
Cimahi yang akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada
tahun 2016 mengalami peningkatan menjadi sembilan sekolah dari
sebelumnya lima sekolah.
Kabid Pendidikan
Menengah (Dikmen) Disdikpora Cimahi, Tita Mariam mengatakan, sejumlah
sekolah yang akan mengikuti UNBK itu antara lain SMAN, 1 MAN dan 7 SMK.
Sisanya hingga saat ini masih UN manual atau paper test.
"Memang
jumlah SMA sederajat di Cimahi itu ada 48 sekolah, tapi belum semuanya
ikut UNBK. Hal ini karena untuk melaksanakan unbk diperlukan server dan
komputer yang cukup banyak," katnaya, kepada pewarta di sela-sela
sosialisasi UN Kota Cimahi di Gedung A Pemkot Pimahi, Rabu (17/2).
Tita
menjelaskan, untuk UNBK memang harusnya semua sekolah melaksanakannya.
Namun karena keterbatasan sarana, dilakukan secara bertahap. Banyaknya
SMK yang lebih siap mengikuti UNBK karena di sekolah tersebut sudah
memiliki lebih banyak jaringan komputernya.
Meski
demikan agar semua sekolah sudah melaksanakan UNBK, pihak sekolah bisa
mengajukannya ke provinsi. Sebab mulai Januari 2017, pengelolaan SMA
oleh provinsi.
"Kemarin ada himbauan juga dari pemerintah pusat agar sekolah mengajukan ke Pemprov," katanya.
Lebihlanjut
Tita menuturkan, UNBK lebih bagus dibandingkan sistem paper test. Sebab
dengan UNBK tingkat kecurangannya lebih minim. (ha)
"Tingkat
kecurangan saat ujian juga lebih minim, karena tiap komputer soalnya
berbeda. Dengan begitu tiap siswa tidak bisa saling contek," katanya. (ha)