Loading...

Refleksi 118 Tahun Kebangkitan Nasional Ngatiyana Titip Pesan Ini Pada Masyarakat

Adhy Rahadhyan S.I.Kom 28 Mei 2026 415 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Lapangan Apel Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Rabu (20/5/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dan diikuti unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, seta seluruh Aparatur Sipil Negara Kota Cimahi.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini dimaknai Pemerintah Kota Cimahi sebagai pengingat pentingnya memperkuat semangat persatuan, disiplin, serta tata kelola pemerintahan yang adaptif di tengah tantangan modernisasi dan transformasi digital.

Dalam amanatnya, Ngatiyana menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional tidak boleh dimaknai sekadar seremoni tahunan atau pengingat sejarah berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 1908. Menurutnya, semangat kebangkitan harus diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan publik yang berkualitas, serta penguatan integritas aparatur pemerintahan.

“Hari Kebangkitan Nasional adalah titik refleksi bagi kita semua untuk memastikan semangat persatuan, nasionalisme, dan transformasi kolektif tetap hidup dalam setiap kebijakan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ngatiyana.

Ia menjelaskan, tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menekankan pentingnya menjaga generasi muda melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul, tata kelola pemerintahan yang kuat, serta pelayanan publik yang profesional dan berkelanjutan.

Menurut Ngatiyana, tantangan pembangunan saat ini tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga kemampuan pemerintah membangun sistem administrasi dan pengelolaan informasi yang tertib serta akuntabel. Karena itu, ia mengaitkan momentum Harkitnas dengan semangat Hari Kearsipan Nasional ke-55 Tahun 2026 yang mengangkat tema “Empowering The Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Ia menilai arsip memiliki peran strategis sebagai fondasi tata kelola pemerintahan modern. Arsip, kata dia, bukan sekadar tumpukan dokumen, melainkan memori kolektif bangsa yang menjadi dasar akuntabilitas dan keberlanjutan kebijakan publik.

“Transformasi digital, pelayanan publik modern, dan pemerintahan yang responsif tidak akan berjalan baik tanpa budaya tertib arsip dan pengelolaan data yang kuat,” katanya.

Karena itu, Ngatiyana mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi untuk membangun budaya kerja yang profesional, cepat, inovatif, namun tetap tertib administrasi dan bertanggung jawab dalam pengelolaan informasi publik.

“Negara yang mampu mengelola arsipnya akan mampu mengendalikan masa depannya. Ini menjadi bagian penting dari semangat kebangkitan nasional di era modern,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Ngatiyana mengajak seluruh ASN Pemerintah Kota Cimahi menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai penguat semangat kebersamaan, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. 

Selain upacara Harkitnas, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelepasan Tim Pemeriksa Hewan Kurban Tahun 2026 yang akan bertugas melakukan pengawasan kesehatan hewan menjelang Iduladha. Tim yang berjumlah 30 orang tersebut terdiri dari petugas dari Dinas Pangan dan Pertanian, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dan siswa magang dan akan melakukan pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem terhadap hewan kurban di berbagai titik di Kota Cimahi. 

Pelepasan Tim Pemeriksa Hewan Kurban ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam menjaga kesehatan masyarakat, menjamin keamanan pangan asal hewan, serta memastikan hewan kurban yang beredar dan disembelih memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) sesuai ketentuan kesehatan hewan dan syariat Islam. (Bidang IKPS).***