Loading...

Tekan Resiko Kanker Dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Administrator 22 Februari 2016 191 kali dilihat
Bagikan:
Tekan Resiko Kanker Dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat
CIMAHI.-Penelitian menunjukkan, sepertiga kasus kanker bisa dicegah lewat perubahan pola hidup. Karena itu, masyarakat perlu didorong untuk menurunkan resiko kanker dengan penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Cimahi Atty Suharti dalam membuka Seminar Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular bagi  kader remaja yang dirangkaikan dengan Hari Kanker Sedunia Tingkat Kota Cimahi tahun 2016 di Gedung Kornel Singawanita RS Dustira Jln. Dustira Kota Cimahi, Kamis (18/2/2016). Tema  Hari Kanker 2016 yang diangkat yaitu "We Can, I Can”.

"Pola hidup yang harus diterapkan yaitu berhenti merokok, mengurangi asupan daging merah dan yang diproses, rutin berolahraga, dan mengurangi asupan alkohol, " ujarnya.

Menurut Atty, seminar ini merupakan upaya untuk saling mengingatkan agar dapat menghindari dan mengobati penyakit kanker yang terjadi. Apalagi, kanker merupakan epidemi yang muncul di seluruh belahan dunia walaupun termasuk jenis penyakit tidak menular.

“Kegiatan ini harus memotivasi bisa mencegah kanker secara bersama dengan kegiatan diawali  dari deteksi dini, vaksinasi, menjaga pola hidup, serta pengendalian tembakau. Jika terdeteksi sejak dini, masyarakat harus optimis kanker bisa disembuhkan," ucapnya.

Dengan langkah bersama, pemerintah dengan masyarakat bersatu untuk meningkatkan pemahaman dan kemapuan perilaku hidup sehat rakyat dalam upaya pencegahan kanker.

“Untuk itu kami mengajak seluruh komponen masyarakat, remaja sampai lansia, untuk mampu menjaga kebersihan lingkungan, membudayakan PHBS, melaksanakan langkah cerdas dalam mencegah kanker dengan meng-cek kondisi kesehatan  secara rutin dan teratur," tuturnya.

Enyahkan asap rokok dan rajin olahraga, diet sehat dengan kalori seimbang, istirahat yang cukup, kendalikan stress. "Insya Allah, ke depannya jumlah penderita kanker di Kota Cimahi bisa ditekan, apabila semua elemen masyarakat terlibat , bersama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat," pungkasnya. (RR)