CIMAHI.- Sejak beberapa tahun, Kota Cimahi sudah
terbebas dari polio. Predikat ini terus dipertahankan dengan gencar
melakukan langkah pencegahan polio dengan gerakan imunisasi.
Kepala
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi drg. Pratiwi mengatakan, bebas
polio sudah dicanangkan Idonesia sejak tahun 2014. Pihaknya mendukung
hingga Cimahi sejak beberapa tahun kebelakang bebas polio.
"Kita
tentunya mempertahankan kondisi ini. Walaupun pernah ada masyarakat yang
ternyata terindikasi penyakit polio, ternyata setelah di tes bukan,"
ujarnya.
Lebih lanjut Pratiwi menuturkan, pihaknya kini terus gencar
mengantisipasi penyakit polio dengan imunisasi di posyandu. Ini juga
sebagai upaya mendukung kominten dunia dimana ditahun 2020 harus bebas
polio.
"Untuk mendukung gerakan bebas polio, kita juga akan melaksanakan PIN polio tanggal 8-15 Maret 2016," ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, lanjut Pratiwi, pihaknya berharap masyarakat yang memiliki bayi mengikutinya.
"Kami
akan dinagatkan kembali pada masyarakat untuk datang pada hari
pelaksanaan PIN polio terutama yang mempunyai bayi usia 0-59 bulan,"
ujarnya.
Selama ini, partisipasi masyarakat dalam pencegahan
polio di Cimahi sangat baik. Buktinya mereka yang mempunyai bayi rutin
membawanya ke posyandu untuk diperiksa termasuk pemberian imunisasi.
"Makanya
ada pelaksanaan PIN polio di Cimahi akan dilaksanakan serempak dengan
sasaran imunisasi polio usia 0-59 bulan sebanyak 54.108 anak," katanya.
Untuk
mendukung pelaksanaannya, PIN polio akan dilaksanakan di 433 pos
pelayanan yang terdiri dari 13 puskesmas, 6 rumah sakit, 398 posyandu
dan lainnya.
"Kami berharap semua masyarakat ikut dalam pelaksanaannya dengan membawa anaknya untuk polio gratis," katanya. (RR)