Cimahi-Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di Kota Cimahi, berlangsung di Puskesmas Pembantu, Kelurahan Cibereum, Cimahi Selatan, dalam PIN di Cimahi dihadiri oleh perwakilan unsur Forkopimda, Perbankan, Organisasi Profesi Kesehatan, Rumah Sakit dan stakeholders lain.
Walikota Cimahi Atty Suharti mengucapkan terima kasih kepada para kader dan kelompok masyarakat (pokmas) yang telah membantu mensosialisasikan kepada warga masyarakat Cimahi untuk berpartispasi pada pelaksanaan pekan pin polio
“Kehadiran kita saat ini, ungkapan kebersamaan dalam tanggung jawab untuk menjaga dan mempersiapkan balita kita di cimahi menjadi balita yang sehat, cerdas,” Kata Atty Suharti kepada masyarakat yang hadir dalam pelaksanaan PIN, Selasa (08/03).
Atty pun menjelaskan kita sebagai bagian bangsa indonesia yang menjungjung tinggi martabat bangsa indonesia memilki komitment regional kawasan asia tenggara. Saat ini kawasan asia tenggara termasuk indonesia , secara umum telah dinyatakan bebas polio oleh who pada 27 maret 2014.
“Ini merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh seluruh bangsa indonesia termasuk yang memiliki balita , agar bisa mempertahankan status bebas polio,” jelas Atty Suharti
Atty pun mengajak semua kalangan untuk berusaha setiap tahun aktif melakukan peringatan pada PIN secara serempak termasuk peralihan vaksin polio tetes Trivalent Oral Polio Vaccine (TOPV) menjadi Vaksin Polio tetes bivalen Oral Polio Vaccine (BOPV).
Polio adalah penyakit yang sangat potensial untuk menimbulkan wabah, untuk itu dicegah dengan pemberian imunisasi menjadi salah satu prasyarat utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas; kasus-kasus yang berkaitan dengan polio akan diperparah dengan kondisi gizi buruk sehingga dapat meningkatkan angka kematian karena polio.
“Kegiatan imunisasi ini dipandang perlu terus ditingkatkan untuk mencapai tingkat population immunity yang tinggi sehingga penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) dapat diberantas dan dieliminasi dampaknya se-minimal mungkin.” terang Atty.
Pemeritah Kota Cimahi sendiri berusaha memaksimalkan pada periode tanggal 8 – 15 maret 2016, untuk dapat mencapai sasaran immunisasi polio (usia 0-59 bulan) sebanyak 53.200 anak dengan jumlah pos imunisasi 433 pos pelayanan pin terdiri dari 13 puskesmas, 6 rumah sakit, 398 pos yandu, swalayan, pasar, dan stasiun kereta api;
“Untuk itu saya mengajak
kepada warga masyarakat kota cimahi yang memiliki anak usia 0 – 59 bulan dapat
membawa anaknya ke pos imunisasi untuk mendapatkan pelayanan imunisasi polio
secara gratis dan diminta kepada pusat pelayanan kesehatan masyarakat agar
ikhlas membantu melaksanakan imunisasi.” Tutup
Atty Suharti. (ahmadsadli)