Loading...

Cimahi & Bandung Barat Serius Perangi Narkoba

Administrator 15 September 2016 164 kali dilihat
Bagikan:
Cimahi & Bandung Barat Serius Perangi Narkoba
CIMAHI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi menyatakan penyalahguna narkotika di Kota Cimahi dan Kab. Bandung Barat semakin mengkhawatirkan. Tindak penyalahgunaan narkoba di Kota Cimahi berada di urutan atas dalam kasus penyalahgunaan narkoba yang tertinggi di Jawa Barat.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Cimahi Odang Mashar menyatakan, data dari kepolisian, kasus narkoba di wilayah hukum Polres Cimahi itu yang kedua tertinggi setelah Polrestabes Bandung.

"Penyalahgunaan narkoba di Cimahi ini cukup tinggi juga. Terakhir, jajaran Satnarkoba Polres Cimahi mengamankan seorang tersangka pemakai dan pengedar ganja pada akhir pekan lalu," kata  di Pandiga Educreation Sport, Jalan Sirnarasa, Selasa (13/9).

Di Cimahi dan Kab Bandung Barat dalam setahun terdapat 536 orang pencandu narkoba yang direhabilitasi oleh BNN. Dari jumlah itu, pencandu narkoba yang warga Cimahi itu sekitar 20%, selebihnya warga KBB.

Menurut dia, pencandu narkoba di Cimahi masih cukup banyak, namun sepanjang 2016 ini BNN Cimahi baru merehabilitasi 13 orang pencandu karena keterbatasan anggaran. Selain itu, kata dia, BNN di bawah kepemimpinan Budi Waseso memiliki kebijakan yang berbeda.

Pencandu narkoba kini harus berinisiatif untuk merehabilitasi dirinya, tak seperti tahun lalu yang dijangkau oleh petugas BNN. Dari mayoritas usia produktif yang terjangkit penyalahguna narkotika, ada juga yang berasal dari kalangan pelajar ata sekolah.

Dikatakan Odang, meski kebanyakan penyalahgun narkotika awalnya hanya menggunakan obat-obatan adiktif, namun tidak menutup kemungkinan akan berlanjut ke jenis obat yang lebih berhaya.

"Tahun lalu kan kami ditarget untuk merehabilitasi 500 orang. Sekarang ini kami mengajukan berapa orang buat direhabilitasi, tapi yang benar-benar memerlukannya. Soalnya, kami juga harus melihat anggarannya. Pagu kami buat rehabilitasi itu Rp90 juta untuk tiga bulan," pungkasnya.