CIMAHI- Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HTCPS) se-dunia tingkat Kota Cimahi dipusatkan RW 17 Kelurahan Leuwigajah, peringatan ini diikuti oleh Kader Posyandu, Kader PKK,serta anggota masyaraka Kota Cimahi, sebelumnya juga dilaksanakan senam bersama kader posyandu yang bertempat di Lapangan RT 03/07, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimah Selatan.
tema HCTPS “Make Handwashing a Habit “ selaras dengan tema hari cuci tangan pakai sabun sekota cimahi yaitu “ menjadikan cuci tangan pakai sabun menjadi suatu kebiasaan masyarakat di kota cimahi” . CTPS dam merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit ispa, flu burung, diare,kecacingan,typhus atau penyakit lain yang ditularkan melalui kotoran, sehingga penting menyampaikan pesan ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut lebih luas
Walikota Cimahi Atty Suharti menyambut baik adanya peringatan hari cuci HCTPS dalam rangka hari cuci sedunia tingkat kota cimahi.
“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat membiasakan cuci tangan pakai sabun,” katanya jum’at (14/10/16).
Atty memaparkan pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. dengan perkataan lain diharapkan masyarakat mampu berperan sebagai pelaku pembangunan kesehatan dalam menjaga, memelihara dan meningkatkan kesehatannya serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat sekitarnya. harapan tersebut dapat terwujud apabila masyarakat diberdayakan sepenuhnya dengan segala daya yang dimiliki untuk dapat menerapkan phbs dalam kehidupannya sehari-hari.
“Pemberdayaan masyarakat dalam melaksanakan phbs dilaksanakan di 5 (lima) tatanan, yaitu tatanan rumah tangga, institusi pendidikan, institusi perkantoran/ tempat kerja, institusi pelayanan kesehatan, dan tempat-tempat umum,” ujarnya
Atty mengatakan Kota Cimahi dengan visi-nya sebagai kota yang cerdas, mengharuskan kita untuk senantiasa kreatif, inovatif dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat diberbagai bidang, termasuk dalam bidang kesehatan. upaya promotif dan preventif sangat penting untuk mencegah terjadinya penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Upaya promosi kesehatan berupa kegiatan cuci tangan pakai sabun dapat dijadikan sebagai budaya keluarga, institusi pendidikan ,perkantoran,industri,
Atty merasa bangga karena masyarakat kota cimahi memiliki motivasi yang kuat untuk menerapkan perilaku cuci tangan pakai sabun.
Atty mengajak kepada masyakat untuk berjuang kaena pentingnya perilaku cuci tangan pakai sabun ini bagi masyarakat cimahi,
“Bersama kita akan berjuang menyelamatkan hidup anak-anak dan masyarakat supaya terhindar dari penyakit menular,” ujarnya
Atty pun menuturkan tujuan pembangunan kesehatan tidak akan tercapai bila dilakukan oleh sektor kesehatan saja, maka dibutuhkan bantuan semua pihak di lingkungan pemerintah kota cimahi secara lintas sektor,legislatif,organisasi kemasyarakatan ,organisasi profesi dan lembaga keagamaan ,
“marilah dengan semangat kemitraan kita turut serta dalam pembangunan kesehatan, untuk mewujudkan masyarakat cimahi yang sehat mandiri,” katanya
sejalan dengan hal tersebut diatas, maka saya harapkan semua pemangku kepentingan untukmenyediakan sarana ctps yang disertai dengan kampanye perilaku hidup sehat lainnya di masyarakat, sekolah dan tempat-tempat umum.
“Untuk tingkat kota cimahi pelaksanaan kegiatan cuci tangan pakai sabun ( CTPS ) dilaksanakan di rw 17 posyandu sedap malam dengan sasaran murid tk,ra, paud dan diteruskan secara serentak di seluruh sekolah di wilayah kota cimahi,” tutupnya