CIMAHI - Semua pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Cimahi 2017 telah mendapatkan nomor urut sesuai hasil pengambilan nomor urut yang telah disepakati dan dilakukan sendiri masing-masing calon.
Pengundian dan Pengumuman nomor urut Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi tahun 2017 dilaksanakan di Gedung Vidya Chandra, Jl. Sangkuriang, Selasa (25/10).
Hasilnya, nomor urut 1 ditetapkan pada pasangan Atty Suharti - Ahmad Zulkarnain. Nomor urut 2 ditetapkan pada pasangan Asep Hadad Didjaya - Irma Indriani. Sedangkan nomor urut 3 ditetapkan kepada pasangan Ajay M. Pratna - Ngatiyana.
Selanjutnya, nomor urut disahkan melalui Surat Keputusan (SK) penetapan nomor urut pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi, oleh perwakilan KPU Kota Cimahi. Nomor urut ini selanjutnya akan menjadi acuan untuk surat suara yang akan dipilih masyarakat.
Atty Suharti menyebut angka satu bermakna hebat karena menjadi nomor terbaik dan pihaknya optimistis bisa juara untuk mempersatukan seluruh warga Cimahi dan menjadikan Cimahi lebih hebat lagi.
"Kami juga mempunyai visi misi menyusun rumah kita yang merupakan akronim dari Ramah, Unggul, Mandiri, Agamis, Harmonis, Kreatif, Inovatif, Indah, Tertib dan Aman. Mudah2ahn diberi kelancaran dan bisa terus bekerja maju bersama," katanya.
Hal yang sama diungkapkan Asep Hadad yang menilai nomor urut dua merupakan angka keberuntungan. "Dari awal saya memiliki harapan nomer dua, ternyata dapat nomor dua. Saya mempunyai visi Kota Cimahi tertata Kota Cimahi digdaya. Kalau semua tertata, pasti semua akan mengarah ke hal yang baik," ujarnya.
Sementara itu, Ajay tidak mempermasalahkan angka yang didapatkannya. Ia menyebut visi dan misi dalam pencalonannya lebih penting.
"Saya tidak mempermasalahkan nomor. Yang jelas, misi kami adalah ingin memperbaiki Kota Cimahi di semua sektor," pungkasnya.