Loading...

Pemkot Akan Kembali OP Gas Melon

Administrator 15 November 2016 97 kali dilihat
Bagikan:
Pemkot Akan Kembali OP Gas Melon
CIMAHI - Pemkot Cimahi melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Perdagangan dan Pertanian (Diskopindagtan) akan kembali melakukan Operasi Pasar (OP) gas 3 kg dengan memanfaatkan sisa hasil OP sebelumnya untuk kuota Cimahi.

Staff Bidang Perdagangan Diskopindagtan Kota Cimahi, Dini Andriyani mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui angka pasti mengenai kuota yang masih tersisa dari hasil di sejumlah kelurahan tersebut.

"Pastinya, sisanya itu akan dibagikan lagi di Kelurahan Cigugur Tengah, Kelurahan Utama dan Kelurahan Cipageran,” katanya, kepada pewarta, Selasa (15/11)

Dikatakan Dini, OPM gas LPG 3 kg tahun 2016 dilaksanakan di Kelurahan Setiamanah, Kelurahan Leuwigajah, Kelurahan Cimahi, Kelurahan Cibeureum dan Kelurahan Pasirkaliki. Tapi, jumlah sisanya masih perlu dihitung ulang melihat sisa kuota gas melon dari lima kelurahan tersebut.

“Ada sisa, tapi belum tau sisanya. Sisanya kita maksimalkan dibagi lagi untuk tiga kelurahan berikutnya,” kata dia.

Idah Solihat (39), warga RT 02 RW 20 Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan,, Kota Cimahi mengaku kesulitan mencari gas melon berukuran 3 kg. Bahkan, ia sempat tidak memasak hingga tiga hari lamanya karena sulitnya mencari gas.

"Kemarin susah, sampai keliling-keliling. Udah sering langka,” katanya.

Dirinya mengaku terbantu dengan adanya operasi murah si melon yang dilakukan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Perdagangan dan Pertanian (Diskopindagtan) Kota Cimahi. Harga yang ditawarkan dalam operasi murah ini cukup miring. Kalau di warung-warung biasa, kata dia, harganya bisa mencapai Rp 22-23.000 per tabung. Sedangkan harga yang dipatok dalam operasi pasar gas ini hanya Rp 16.600.