CIMAHI- Program USAID Prioritas di Kota Cimahi telah berakhir, Pelaksana Tugas Wali Kota Cimahi
menngucapan terima kasih dan
penghargaan yang kepada lembaga USAID yang selama ini telah berkolaborasi
dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi
jawa barat dalam memberikan berbagai bantuan, baik dalam bentuk program maupun dana
kepada daerah dalam peningkatan pelayanan publikkhususnyabidang pendidikan yang
merupakan kewenangan daerah, termasuk salah
satunya kepada kota cimahi.
“Tentunya, dukungan dan bantuan dari usaid yang telah diberikan selama ini terasa sangat
bermanfaat,
di tengah berbagai keterbatasan yang dimiliki daerah,” ujar Sudiarto saat penutupan pertemuan penutupan program
usaid prioritas(prioritizing reform,
innovation, and opportunities for reaching indonesia’s teachers,
administrators, and students) yang berlansung di aula
gedung smp 3, jl. KPAD sriwjaya.
Sudiarto menjelaskan
USAID Prioritas adalah program lima tahun yang didanai oleh USAID untuk
meningkatkan akses ke pendidikan dasar yang berkualitas. program ini dirancang
untuk meningkatkan akses pendidikan berkelas dunia kepada siswa di indonesia.
“Salah satu tujuan
program usaid prioritas adalah meningkatkan kemampuan membaca siswa dan
mengembangkan budaya membaca di sekolah-sekolah, yang secara langsung untuk
mendukung program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Kemendikbud,” ujarnya Rabu
(5/10/2017).
Sudiarto mengungkapkan sebagai keberlanjutan program, menyampaikan seluruh stakeholders dunia
pendidikan di kota cimahi, bahwa dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan bidang pendidikan, khususnya untuk kota cimahi, dan sebagai bagian dari klausul program usaid prioritas
yang telah dimulai sejak bulan november 2012 lalu, Pemerintah Daerah Kota
Cimahi telah berupaya memenuhi kewajibannya dengan menyediakan
sumber daya manusia untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi
program prioritas ini.
“Pmerintah Kota Cimahi
akan terus berkomitemen untuk mengalokasikan pos khusus dalam apbd kota
cimahi untuk penyelenggaraan program diseminasi termasuk komponen biaya
pendukungnya yang secara teknis, “ tutupnya (AHS)