Loading...

Jalan Kerkoff Sebaiknya Dibatasi Tonase

Administrator 20 Agustus 2017 88 kali dilihat
Bagikan:
NotFound
CIMAHI - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Cimahi berharap agar kendaraan yang melintasi Jalan Kerkoff dibatasi. Hal ini perlu dilakukan guna mencegah jalan menjadi cepat rusak akibat sering dilalui kendaraan bertonase tinggi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Achmad Nuryana mengatakan, kewenangan untuk mengatur kendaraan yang melintasi akses jalan ada di Kementerian Perhubungan. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan agar mengusulkan hal tersebut.

"Kita sudah koordinasi sama Dishub (Cimahi). Kalau batasan tonase itu harus ke Kementrian, harus ada uji dulu. Idealnya memang ada pembatasan kendaraan," katanya, kepada pewarta, Senin (21/8). 

Menurut Achmad, Jalan Kerkoff menjadi salah satu ruas jalan yang cepat rusak karena selama ini jalan tersebut kerap dilalui oleh kendaraan berat seperti truk pengangkut batu bara dan semen. Dampaknya, jalan akan semakin mudah rusak meski sudah dibeton. 

Untuk lebih menguatkan struktur jalan, kata Achmad, pondasi akan diperkuat dari bawah jalan dengan dipertebal betonisasi. Sehingga, beton atau permukaan jalan tidak mudah belah karena rusak dilindasi kendaraan dengan beban besar.

Pada tahun ini, SKPD yang dipimpinnya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp15.741.502.000 untuk merehabilitasi tiga ruas jalan di Kota Cimahi yang diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017. 

Jalan Kerkoff menjadi salah ruas jalan yang akan diperbaiki dengan anggaran sebesar Rp8.733.477.000 yang meliputi pekerjaan hotmix sepanjang 2.340 meter, beton 250 meter dan u-ditch 1.605 meter. 

Selain itu Jalan Melong Asih, Cimahi Selatan, dengan nilai kongtrak mencapai Rp4.564.668.000. Perbaikannya meliputi hotmix sepanjang 1.110 meter dan u-ditc sepanjang 1.279 meter dan Jalan Mahar Martanegara dengan nilai kontrak mencapai Rp2.443.457.000. Perbaikannya meliputi hotmix sepanjang 575 meter, beton 160 meter serta u-ditc 204 meter. 

"Pekerjaan baru dilaksanakan pada Juli karena anggarannya baru ada sekarang. Bertahap," pungkasnya.